Banjir DKI Jakarta
MENTERI PUPR Enggan Berdebat dengan Anies Baswedan: Saya Tidak Dididik untuk Berdebat
Ya Basuki Hadimuljono mengatakan ia enggan untuk berdebat dengan Anies Baswedan. Hal itu karena katanya ia tak dididik untuk berdebat.
"Sungai 13 di sini, airnya ditahan di KBB, Kanal Banjir Barat, di sana KBT, Kanal Banjir Timur," ujarnya.
"Banyak air yang enggak tumpah ke Jakarta. Tapi ada Ciliwung."
Simak video berikut ini:
Pakar Hidrodinamika Dukung Anies Baswedan
Di sisi lain, Pakar Hidrodinamika, Muslim Muin bersyukur Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan tak mengikuti kata Menteri Basuki Hadimuljono.
Diketahui, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Hadimuljono sempat terlibat beda pendapat dengan Anies Baswedan soal normalisasi Kali Ciliwung.
Basuki Hadimuljono menginginkan program normalisasi, namun Anies Baswedan justru cenderung ingin melakukan naturalisasi Kali Ciliwung.
Terkait hal itu, melalui tayangan YouTube tvOneNews, Kamis (2/1/2020), Muslim Muin terang-terangan juga mengaku tak sependapat dengan Menteri Basuki Hadimuljono.
Ia menyebut keinginan Basuki Hadimuljono itu justru akan menenggelamkan Jakarta.
"Malah saya bersyukur normalisasi tidak dilakukan," ucap Muslim.
Menurutnya, pelebaran sungai di kawasan hulu justru akan menyebabkan banjir di kawasan hilir.
"Karena kita punya Kali Ciliwung nih, ada air dari hulu dia tertahan dulu di daerah banjir itu."
"Kalau air yang tertahan ini kita perlancar, kita normalisasi, air yang ke hilir kan lebih besar kan?," sambungnya.
Muslim menjelaskan, normalisasi di hulu Kali Ciliwung akan menyebabkan luapan air di kawasan Banjir Kanal Barat (BKB).
Hal itu akan menyebabkan pusat kota Jakarta justru terendam banjir.