Berita Nasional
Ratna Sarumpaet Tulis Buku Autobiografi Selama Mendekam di Penjara
Selama mendekam dalam penjara, aktivis dan seniman Ratna Sarumpaet mengaku banyak melakukan aktivitas.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Selama mendekam dalam penjara, aktivis dan seniman Ratna Sarumpaet mengaku banyak melakukan aktivitas.
Satu di antaranya menulis buku autobiografi.
Ia mengatakan buku itu menceritakan tentang pandangannya melihat Indonesia.
Oleh karenanya, menurut Ratna Sarumpaet, buku tersebut akan meluruskan persepsi orang terhadap dirinya yang sering dianggap aneh dan cerewet.
"Saya ingin kita punya satu pemahaman dengan apa yang saya lihat," kata Ratna saat ditemui di kediamannya, Kampung Melayu Kecil, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (26/12/2019).
Ratna berkata, buku hasil karyanya sendiri itu akan dirilis pada Januari 2020 mendatang.
"Insyaallah, kalau bisa sih dalam bulan depan, Januari," ungkapnya.
Pendiri Ratna Sarumpaet Crisis Centre itu menganggap buku tersebut merupakan hikmah yang ia dapat selama mendekam di tahanan.
"Sudah berulang kali saya mau bikin biografi (autobiografi) saya.
Itu (di penjara) salah satu hikmah dan saya lebih banyak belajar dan khusyuk beribadah," ungkap Ratna.
Diketahui, pada 26 Desember 2019, Ratna Sarumpaet mendapatkan pembebasan bersyarat.
Ibu dari artis peran Atiqah Hasiholan ini pun akhirnya bebas dari Lapas Perempuan kelas II A, Pondok Bambu, Jakarta Timur.
Ratna dipenjara karena menyebarkan berita bohong bahwa telah dikeroyok sejumlah orang saat berada di Bandung, Jawa Barat.
Bahkan, foto wajah Ratna Sarumpaet yang lebam tersebar luas di media sosial.
Belakangan, setelah sejumlah orang curiga dengan bentuk luka yang dideritanya, Ratna mengaku telah berbohong.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ratna-sarumpaet-tulis-buku-autobiografi-selama-mendekam-di-penjara.jpg)