Selasa, 5 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

News

Hidayat Lihat Rumah Warganya Sudah Terkepung Pasukan 30-an Orang Berpakaian Hitam Seperti Ninja

Tim Densus Mabes Polri mengamankan seorang pria berinisial PNR. warga Desa Sinduadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, Yogyakarta Jumat (20/12/2019)

Tayang:
(KOMPAS.COM/MARKUS YUWONO)
Lokasi rumah PNR, warga Kecamatan Mlati, Sleman, Yogyakarta, yang digeledah Pihak Densus 88 Jumat (20/12/2019) petang. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ketua RW 13, Nur Hidayat (39) mengatakan dirinya diminta untuk menjadi saksi penggeledahan rumah milik warganya berinisial PNR seusai salat Jumat.

"Habis salat Jumat saya mau tidur siang ada du personel dari Polda mengetuk pintu, dia minta izin penggeledahan salah satu warga saya yang bernama Mas PNR," katanya ditemui di sekitar lokasi, Jumat petang.

"Saya juga tidak tahu kemudian saya begitu ke luar diboncengke sama orang polda dua itu. Ternyata di rumahnya sudah terkepung pasukan dari Mabes Polri kira-kira 30-an orang berpakaian hitam-hitam, seperti ninja," ucapnya.

Tim Densus Mabes Polri mengamankan seorang pria, PNR (50), warga Desa Sinduadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, Yogyakarta Jumat (20/12/2019) siang.

Penggeledahan rumah milik pria tersebut dilakukan hingga petang hari.

Dari keterangan petugas, PNR sudah diamankan oleh petugas kepolisian di Puskesmas Mlati.

Ketua RW 13, Nur Hidayat (39) mengatakan, PNR tidak mau mengikuti kegiatan keagamaan dan sosial di sekitar tempat tinggalnya.

Nur Hidayat mengatakan, PNR memiliki sifat yang berbeda dengan masyarakat pada umumnya, baik dari segi pandangan agama, dan sosial seperti tak pernah terlibat kegiatan kampung.

Bahkan, beberapa waktu yang lalu sempat ada perdebatan dengan warga sekitar terkait kepercayaan yang diyakini.

Ia tak mau beribadah di masjid setempat.

PNR dan keluarga sudah menetap di sana sekitar 15 tahunan. Ia tinggal bersama istri dan tiga anaknya.

Namun, anak yang pertama telah menikah belum lama ini.

Profesi PNR saat ini sebagai pengurus sekolah Taman Kanak-kanak (TK) bersama istrinya di rumahnya.

Pekerjaan ini dilakukan sejak 8-10 tahun silam.

"Sebelumnya sebagai makelar motor," kata Nur Hidayat, tak jauh dari lokasi penggledahan Jumat petang.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved