Hati-hati Selingkuh Bisa Sebabkan Kematian, Ini Penjelasan Dokter
Wah kok bisa yah, selingkuh merenggut nyawa? Simak penjelasan dokter ini ya, Tribunners!
TRIBUNMANADO.CO.ID - Isu orang ketiga atau selingkuhan kerap menjadi penyebab perceraian.
Namun tahukah kamu, menurut dokter ahli, perselingkuhan dapat memicu terjadinya kematian?
Wah kok bisa yah, selingkuh merenggut nyawa?
Perselingkuhan masih sering terjadi dalam rumah tangga kebanyakan orang.

Kehadiran orang ketiga seringkali merusak keharmonisan keluarga.
Padalah menjaga kesetiaan pada pasangan memang memiliki banyak manfaat, secara psikologis hingga mengurangi risiko penyakit.
Tahukah, Tribunners bahwa perselingkuhan dapat berisiko sebabkan kematian. Benarkah?
Setia pada pasangan bukan hanya mencegah penyakit menular yang berhubungan dengan aktivitas seksual, melainkan juga penyakit tidak menular seperti serangan jantung.
Konselor seks Dr. Naek L Tobing mengatakan, berkencan dengan seseorang yang bukan pasangan bisa meningkatkan risiko kematian.
Sebuah penelitian di Jepang mencatat, angka kejadian kematian akibat serangan jantung pada orang yang berkencan dengan bukan pasangannya mencapai 80 persen.
"Dengan kata lain, 80 persen orang yang berkencan dengan bukan pasangannya mengalami risiko kematian yang tinggi.
"Meskipun risiko itu terjadi pada mereka yang sudah mengalami penyakit jantung," kata Naek.
Berkencan dengan bukan pasangan akan meningkatkan ketegangan. Itulah yang kemudian memacu jantung untuk bekerja lebih keras.
Padahal, kondisi tersebut berbahaya bagi mereka yang memiliki penyakit jantung.
"Ketegangan ini kemudian akan memicu serangan jantung.