Rabu, 6 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pencurian

HEBOH, Pegawai Kantor PUPR Lari Keluar Kantor Kejar Pelaku Modus Pecah Kaca Mobil Kabid Cipta Karya

Pelaku pecah kaca mobil di Halaman Kantor Dinas PUPR beraksi di pagi hari saat sedang ramai. Kabur setelah dapatkan uangnya.

Tayang:
Penulis: Alpen_Martinus | Editor: Handhika Dawangi
Tribun Manado/Alpen Martinus/Istimewa
Aksi pencurian dengan modus pecah kaca, Senin (16/12/2019) pagi di Kantor Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kotamobagu.Foto mobil dan pria yang diduga pelaku terekam CCTV 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Baru saja seorang pria keluar dari halaman kantor PUPR dan langsung menaiki motor matic yang dikendarai temannya, tampak dalam CCTV sejumlah pegawai berlari keluar kantor mengejar. 

Pria yang pertama keluar diduga adalah pelaku pecah kaca mobil milik Idil Paputungan. Uang ratusan juta dibawa kabur. 

Sejumlah Pegawai PUPR Kotamobagu berlarian keluar berusaha mengejar pelaku pecah kaca mobil.
Sejumlah Pegawai PUPR Kotamobagu berlarian keluar berusaha mengejar pelaku pecah kaca mobil. (Istimewa)

Kejadiannya terjadi tadi pagi Senin (16/12/2019).

Idil Paputungan (56) adalah Kabid Cipta Karya di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). 

Mobilnya diparkir di dalam halaman Kantor Dinas PUPR Kotamobagu

Mobil yang dipecahkan kacanya yakni Toyota Kijang DB 1268 MD.

Kaca yang dipecahkan oleh pelaku, yaitu kaca pintu depan tempat kemudi.

Selain kaca pecah, uang tunai senilai Rp 181,5 juta dibawa pencuri, yang rupanya sudah mengintai sejak dari bank.

Begini kronologinya.

Idil menceritakan, saat dari bank, ia sebenarnya mau pulang ke rumah, namun singgah di kantor karena ada tamu. Ia tidak merasa curiga jika ada yang membuntuti.

Uang tersebut, ia simpan di bawah tempat duduk mobilnya.

Kemudian mobil ia kunci, dan langsung masuk ke dalam. Tanpa ia curiga sedikitpun sementara diintai.

"Habis terima tamu, saya keluar dan mendengar ada yang teriak pencuri, nah saya langsung ke mobil dan melihat, kaca mobil saya sudah pecah, dan saya cari uang di bawah kursi sudah tidak ada," jelasnya.

Uang yang dicuri ada pecahan Rp 50 ribu dan 100 ribu, yang dibawa dalam tas plastik dan tas kain.

"Saya pikir kan tidak lama di kantor, setelah itu saya akan pulang ke rumah, jadi uang saya tidak bawa masuk," jelas warga Mongkonai ini.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved