Penghapusan Ujian Nasional

Hati-Hati, Ada Orang Yang Minta Pemerintah Berhati-Hati Dalam Menerapkan Penghapusan UN

Rencana penghapusan ujian nasional terus mendapat tanggapan dari berbagai pihak. Ada yang mendukung ada yang tidak.

Theresia Felisiani/Tribunnews.com
Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Buya Syafii Maarif 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ada orang yang meminta pemerintah Indonesia agar berhati-hati dalam menerapkan penghapusan ujian nasional.

Menurut dia penghapusan dilakukan tidak segampang yang dikira. Dia adalah Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Buya Syafii Maarif.

Dia meminta pemerintah jangan tergesa-gesa menerapkan penghapusan Ujian Nasional.

Rencana penghapusan Ujian Nasional dalam program kebijakan 'Merdeka Belajar' yang akan diterapkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim ditanggapi oleh Buya Syafii Maarif.

Syafii Maarif meminta agar pemerintah meninjau ulang dan berhati-hati.

"Harus hati-hati. Ndak segampang itu," tegas Syafii Maarif, dilansir dari Youtube KompasTV, Kamis (12/12/2019).

Buya Syafii Maarif meminta kebijakan ini harus ditinjau dari segala perspektif.

Adanya Ujian Nasional menurutnya penting untuk menjaga mutu pendidikan di Indonesia.

"Kalau tidak begitu [tidak ada Ujian Nasional], nanti para murid tidak sungguh-sungguh lagi," tutur Syafii Maarif.

Syafii Maarif meminta agar penerapan kebijakan atas penghapusan Ujian Nasional di Indonesia harus benar-benar dipertimbangkan.

Halaman
1234
Editor: Handhika Dawangi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved