Sulawesi Utara

Ini Tanggapan Ketua PPI Sulut Mengenai Wacana Hukuman Mati Koruptor

Menurutnya, hukuman mati sudah banyak negara-negara luar melakukan hal tersebut.

Ini Tanggapan Ketua PPI Sulut Mengenai Wacana Hukuman Mati Koruptor
ISTIMEWA
Henro Kawatak 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ketua Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Sulut, Henro Kawatak menanggapi soal wacana Hukuman Mati Koruptor.

"Memang melihat kondisi dan situasi Bangsa Indonesia saat ini sangat parahnya dengan namanya korupsi daripada para koruptor, mungkin hukuman mati bisa dijadikan alternatif korupsi yang begitu parah di Indonesia," katanya, Jumat (13/12/2019).

Menurutnya, hukuman mati sudah banyak negara-negara luar melakukan hal tersebut, contoh seperti China, setiap tahun ada puluhan para koruptor diberi hukuman mati.

Hukuman mati juga tidak bisa menjamin memberikan efek jera kepada koruptor tersebut, sehingga perlu juga dilakukan semacam regulasi baru, contoh dengan pendekatan asset recovery, memiskinkan koruptor, semua akses koruptor harus ditutup sehingga ada efek jera.

Jika ini dijalankan, bisa membuat shok terapi buat para koruptor.

Di mana ada kesempatan, pasti disitu ada yang namanya korupsi, wacana, hukum ini bisa diterapkan secara baik dan terintegrasi dengan substansial bisa membantu Indonesia dalam memulihkan Ekonomi kedepan.

"Buat saya wacana hukuman mati buat para koruptor sah-sah saja, terpenting pemerintah harus benar-benar tegas dalam mengambil keputusan," ujarnya.

Ia berharap agar wacana ini jangan hanya dijadikan sebagai alat saja untuk melawan lawan politik, ini benar-benar dikaji dan tidak pandang bulu, hukum itu harus merata dan adil.

(Tribunmanado.co.id/Ferdinand Ranti)

BERITA TERPOPULER :

 Said Aqil Siradj: Di Malang Ada Pengusaha yang Kuasai Proyek, Mana Toleransi Ekonominya?

 Chairul Tanjung Murka Saat Terima Laporan Ari Askhara Terkait Jumlah Saham di Garuda Indonesia

 Baca Surah Ini Pada Hari Jumat, Anda Akan Mendapatkan Cahaya yang Terang di Hari Kiamat

TONTON JUGA :

Penulis: Ferdinand_Ranti
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved