Info Kesehatan Hari Ini
Bahaya, Asam Lambung Banyak Merenggut Nyawa, Ini 10 Tips Pencernaan Sehat
Gejala penyakit ini sering diduga sebagai serangan jantung atau penyakit jantung koroner, karena gejalanya yang hampir mirip dengan nyeri dada.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Penyakit asam lambung adalah penyakit yang penderitanya merasa terbakar di dada akibat asam lambung naik ke kerongkongan.
Asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD) muncul minimal 2 kali dalam seminggu.
Gejala penyakit ini sering diduga sebagai serangan jantung atau penyakit jantung koroner, karena gejalanya yang hampir mirip dengan nyeri dada.
Walaupun tidak mematikan seperti serangan jantung, penyakit asam lambung perlu ditangani agar tidak menimbulkan komplikasi.
Gejala ini dapat disertai dengan keluhan gangguan pencernaan lainnya, seperti sering bersendawa, mual dan muntah, serta maag dan sesak napas.
Penyakit asam lambung juga dapat menimbulkan keluhan mulut terasa asam.
Salah satu gejala yang paling sering terjadi pada penyakit GERD adalah rasa panas di perut hingga ke bagian dada.
Gejala Asam Lambung antara lain:
- - Batuk Kering
- - Sakit Tenggorokan
- - Kembung
- - Sendawa
- - Cegukan
- - Susah menelan
- - Adanya benjolan di tenggorokan
Asam lambung naik atau penyakit asam lambung bisa dialami oleh orang dewasa maupun anak-anak.
Bahkan banyak artis meninggal gara-gara penyakit ini mulai Didi Petet, Ade Juwita, Diana Nasution hingga Ryan Thamrin.
Belajar dari berbagai peristiwa asam lambung, penyakit satu ini tidak boleh disepelekan.
Ternyata ada beberapa jenis makanan dan minuman yang harus dihindari oleh penderita asam lambung sebelum gejalanya makin parah.
Pasalnya, asam lambung merupakan senyawa asam pada tubuh manusia yang berfungsi untuk membunuh mikroorganisme atau bakteri pada makanan.
Banyak-tidaknya produksi asam lambung bergantung pada jenis makanan apa yang telah dikonsumsi.
Namun cairan asam lambung ini akan menjadi masalah ketika sudah mengalir menuju esofagus (sebuah bagian penghubung antara kerongkongan dan lambung).
Terlebih bila bagian LES (Lower Esophageal Sphincter) yang berfungsi untuk mencegah makanan naik kembali dari lambung dan mengakibatkan kerusakan atau melemah fungsinya.
Bila kondisi tersebut makin parah, akan membawa pada sebuah penyakit bernama GERD.
Berikut 10 tips untuk meningkatkan kesehatan pencernaan:
1. Makan dengan perlahan
Makan dengan perlahan dan kunyah makanan dengan baik akan membantu proses pencernaan lebih cepat dan baik.
Jangan telan makanan dengan terburu-buru.
2. Konsumsi makanan yang mengandung serat tinggi
Tambahkan serat yang cukup pada makanan, termasuk gandum, kacang, dan sayuran (buncis, paprika, wortel), dan buah-buahan.
Konsumsi serat dengan jumlah minimal 25-30 gram per hari agar menjauhkan dari sembelit, penambahan berat badan, diabetes, dan masalah jantung.
3. Bersihkan sayuran secara menyeluruh sebelum dimasak atau dimakan
Membersihkan sayuran dan buah-buahan secara menyeluruh sebelum dimakan serta menjaga kebersihan dapur dapat menjaga Anda tetap jauh dari bakteri, yang mempuyai efek langsung pada perut.
4. Kurangi asupan garam, gula, dan tepung terigu
Kurangi tiga bahan makanan "putih" ini, seperti garam, gula, dan tepung terigu, sebanyak mungkin.
Sebab, bahan-bahan ini adalah penyebab dasar dari masalah pencernaan.
5. Kurangi konsumsi daging
Tidak terlalu banyak mengonsumsi daging dapat membantu meningkatkan kesehatan pencernaan.
6. Cukup konsumsi cairan
Penuhi kebutuhan cairan tubuh dalam bentuk air, jus, dan sup.
Cairan terbukti efektif dalam mengatasi masalah sembelit, di samping itu juga berguna meningkatkan kesehatan pencernaan secara keseluruhan.
7. Hindari tidur setelah makan, lakukan dengan berjalan sebentar setelah makan
Hindari berbaring segera setelah makan.
Bila memungkinan berjalanlah sebentar selama 10 menit.
Hal ini akan membantu makanan dapat dicerna dengan lebih baik, selain menghindari beberapa masalah pencernaan.
8. Konsumsi makanan probiotik
Makanan probiotik sangat baik untuk kesehatan pencernaan.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan probiotik, seperti dadih (susu yang digunakan untuk membuat keju), idli, dan yoghurt, mungkin dapat membantu ketika sedang terkena diare, sindrom iritasi usus (IBS), dan penyakit radang usus (IBD).
Namun, para peneliti masih meneliti lebih lanjut dampak organisme probiotik tertentu pada kondisi kesehatan tertentu.
9. Hindari stres
Stres dapat memperburuk masalah-masalah pencernaan, seperti mag, wasir, dan sindrom iritasi usus.
Kegiatan seperti meditasi dan yoga, dapat membantu menenangkan saraf sehingga dapat membantu meringankan masalah pencernaan.
10. Hindari merokok dan minuman keras/alkohol
Dengan menghindari rokok dan minum minuman keras selama terkena permasalahan pencernaan dapat mempercepat penyembuhan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-asam-lambung-6666666.jpg)