Pencopotan Dirut Garuda
Rocky Gerung Bilang Lebih Berani Erick Thohir, Anggap Pemecatan Ari Askhara tak Mengagetkan
Ada-ada saja pengamat Politik, Rocky Gerung yang menyebut Menteri BUMN, Erick Thohir hanya pencitraan dalam menghadapi kasus
TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Ada-ada saja pengamat Politik, Rocky Gerung yang menyebut Menteri BUMN, Erick Thohir hanya pencitraan dalam menghadapi kasus skandal Harley di dalam Garuda.
Sebagaimana diketahui, Erick Thohir sampai memecat sang Direktur Utama Ari Askhara.
Dilansir TribunWow.com dari tayangan Facebook Mata Najwa pada Rabu (11/12/2019), Rocky Gerung mulanya justru membahas politisi bekas.
"Tapi saya bisa bayangin bahwa yang berharga sekarang itu barang bekas gitu?."
"Kalau politisi bekas enggak berharga karena enggak bisa diselundupkan gitu dan enggak bisa dirakit ulang dan mungkin itu kelucuan hari ini soal," ungkap Rocky Gerung.
Lantas, Rocky Gerung menilai bahwa kasus Garuda sama sekali tidak lucu.
"Apa yang lucu di Kasus Garuda kemarin itu?," ungkapnya.
Menurutnya, kasus Garuda itu tidak mengagetkan.
• VIRAL VIDEO 2 Anak Kecil Jualan Kue Saat Hujan Deras, Perhatikan Ekspresi Keduanya Ketika Dipanggil!
• Tahun 2021 UN Resmi Dihapus, Wapres Maruf Amin Sebut Harus Dikaji Dulu Seperti Apa
• Accor Group Edukasi Bahaya HIV/AIDS ke Ratusan Siswa SMKN 3 Manado
"Iya hal yang enggak mengagetkan karena orang bisa prediksikan bahwa besok akan ada mungkin ada alat facelift karena ada yang mau operasi wajah dapat inspirasi dari situ," jelasnya.
Mendengar itu, Najwa Shihab sebagai presenter langsung bertanya lebih blak-blakan bagaimana komentar Rocky Gerung soal pemecatan Ari Askhara oleh Erick Thohir.
Menariknya, Rocky mengatakan, pemecatan Ari Askhara bukan hal besar yang mengagetkannya.
Padahal tak diketahui Rocky Gerung bahwa selain Ari Askhara 4 Direksi Garuda juga telah dipecat.
Pecat 4 Direksi Garuda Lain
Selain Ari Askhara, menteri BUMN, Erick Thohir juga memecat empat direksi Garuda Indonesia yang diduga terkait kasus penyelundupan.TRIBUNNEWSWIKI.COM - Selain Ari Askhara, menteri BUMN, Erick Thohir juga memecat empat direksi Garuda Indonesia yang diduga terkait kasus penyelundupan.
Sebelumnya, Ari Askhara yang menjabat sebagai Direktur Utama (Dirut) Garuda telah terlebih dahulu dipecat oleh Erick Thohir karena terlibat langsung.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir ketika ditemui di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian di Jakarta, Selasa (5/11/2019).(KOMPAS.COM/MUTIA FAUZIA) (KOMPAS.COM/MUTIA FAUZIA)
Kemudian menyusuk empat direksi Garuda lainnya yang diduga terlibat penyelundupan onderdil Harley Davidson dan sepeda Brompton di Maskapai Garuda Indonesia.
Pencopotan lima direksi Garuda Indonesia termasuk Ari Askhara ini diketahui dari hasil rapat Dewan Komisaris Garuda Indonesia yang dilakukan pada Senin (9/12/2019).
Arya Sinulingga yang menjabat sebagai Staf Khusus Menteri BUMN juga telah mengkonfirmasi terkait pemecatan 5 direksi Garuda.
Arya Sinulingga (KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN) (Kompas.com)
"Pokoknya yang terlibat dicopot."
"Direktur operasionalnya iya (dicopot juga)" ujar Arya di Kementerian BUMN.
Berikut profil 4 direksi Garuda Indonesua yang dipecat Erick Thohir selain Ari Askhara dilansir dari TribunnewsMaker.com.
1. Bambang Adisurya Angkasa
Bambang Adisurya Angkasa menjabat sebagai Direktur Operasi di Garuda Indonesia.
Pria kelahiran Jakarta, 21 Juli 1973 ini merupakan lulusan D2 Penerbangan.
Sebelum menjabat sebagai Direktur Operasi, Bambang Adisurya pernah menjabat sebagai Deputy Chief Line Operasi di PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.
Bambang juga pernah menjabat sebagai sebagai ketua Ikatan Pilot Indonesia (IPI).
2. Mohammad Iqbal
Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha Garuda Indonesia Mohammad Iqbal (garuda-indonesia.com)
Mohammad Iqbal menjabat sebagai Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha.
Pria kelahiran Semarang, 28 Februari 1971 ini merupakan lulusan S1 Universitas Diponegoro di Fakultas Teknik.
Iqbal kemudian melanjutkan kuliah S2 lulusan Magister Management bidang Keuangan di Sekolah Tinggi Manajemen PPM.
Sebelum bergabung dengan Garuda Indonesia, Iqbal memiliki beberapa jabatan yang tak bisa dipandang sebelah mata.
Iqbal pernah menjadi Direktur Komersial & Operasi di PT Pelindo III pada tahun 2016.
Kemudian menjadi Direktur di PT Tangguh Samudra Jaya.
Iqbal pun pernah menjabat sebagai direktur di PT Maruzen Samudera Taiheiyo.
Jabatannya terus meningkat hingga menjadi Direktur Utama di PT Samudera Golden Mitra.
3. Iwan Joeniarto
Iwan Joeniarto menjabat sebagai Direktur Teknik dan Layanan di Garuda Indonesia.
Pria lulusan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya jurusan Teknis Industri ini lahir di Surabaya pada 16 Juni 1968 lalu.
Sebelum menjabat sebagai Direktur Teknik dan Layanan, Iwan Joeniarto menjabar sebagai Direktur Utama di PT GMF AeroAsia Tbk, yang merupakan anak perusahaan Garuda Indonesia.
Di perusahaan tersebut, Iwan juga pernah menjadi Direktur Line Operation.
4. Heri Akhyar
Direktur Human Capital Garuda Indonesia, Hery Akhyar. (www.garuda-indonesia.com)
Direktur Human Capital Garuda Indonesia, Hery Akhyar. (www.garuda-indonesia.com)
Heri Akhir menempati jabatan sebagai Direktur Human Capital Garuda Indonesia.
Pria kelahiran Jakarta 20 Juni 1969 ini sebelumnya pernah menjabat sebagai Direktur Utama di PT Pelindo Energy Logistik.
Selain itu, Heri juga pernah menjabat sebagai wakil direktur utama di PT Dua Putra Utama Makmur Tbk. (TribunnewsWiki.com/Melia Istighfaroh)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/rocky-gerung-sebut-erick-thohir-cari-panggung-saat-pecat-ari-askhara-jaman-orang-cari-kamera.jpg)