Kamis, 11 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Viral

VIRAL, Satpam Rumah Sakit Kasari dan Pukul Pasien Gangguan Jiwa, Kepala RS Bilang Begini

Media sosial dihebohkan dengan postingan seorang pasien rumah sakit jiwa yang dikasari oleh seorang satpam

Tayang:
Editor: Rhendi Umar
Tangkap Layar Akun Instagram @makassar___iinfo
Aksi sekuriti bersikap kasar ke pasien gangguan jiwa, jadi viral di media sosial (medsos). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Media sosial dihebohkan dengan postingan seorang pasien rumah sakit jiwa yang dikasari oleh seorang satpam.

Viralnya video sekuriti kasari pasien gangguan jiwa, kini ditanggapi pihak rumah sakit.

Pihak Rumah Sakit Jiwa Dr Soeharto Heerdjan meminta maaf kepada keluarga pasien.

Permintaan maaf itu mengingat akan insiden penangkapan pasien ganguan kejiwaan oleh sekuriti.

Pihak rumah sakit menyayangkan penangkapan yang dilakukan secara kasar.

Hal itu dikatakan langsung oleh Kepala Rumah Sakit Jiwa Dr Soeharto Heerdjan, dr Laurentius Pangabean.

Ia mengakui bahwa penangkapan tersebut telah melanggar Standar Operasional Prosedur (SOP) rumah sakit.

"Memang karena pasien kabur lalu kita kejar, tapi kami akui saat tertangkap itu tidak sesuai prosedur yang berlaku di rumah sakit kami," kata Laurentius saat dikonfirmasi di Rumah Sakit Dr. Soeharto Heerdjan, Selasa (10/12/2019).

Laurentius mengatakan hari itu juga pihak Rumah Sakit sudah meminta maaf kepada keluarga pasien.

Viral Video Erick Thohir Jadi Tukang Bakso dan Sindir Dirut yang Suka Titip Barang

Ia menjelaskan, pihak keamanan di rumah sakit tersebut merupakan outsourcing.

Ia berjanji akan menindak tegas pihak outsourcing dan meninjau kembali kerjasama rumah sakit.

"Kita sayangkan kenapa pasien ditangkap seakan-akan pasien melakukan tindakan kriminal," kata Laurentius.

Hal itu kata Laurentinus jelas melanggar Hak Asasi Manusia (HAM) yang mengatur perawatan pasien dengan gangguan kejiwaan.

"Mungkin memang reflek ada kekerasan, tapi tetap apapun alasannya tidak dibenarkan karena kami sebelumnya sudah punya SOP penanganan pasien kabur," jelas Laurentinus.

Seorang Satpam yang wajahnya terekam kamera mengakui adanya tindakan represif saat amankan pasien.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved