Pendidikan

2021 Ujian Nasional Resmi Dihapus, Penggantinya Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter

Perubahan besar-besaran dilakukan Mendikbud, Nadiem Makarim di antaranya dengan menghapus ujian nasional (UN) dan mengganti dengan hal

2021 Ujian Nasional Resmi Dihapus, Penggantinya Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter
Tangkapan Layar Trans7
Najwa Shihab dan Nadiem Makarim dalam Mata Najwa Trans7, Minggu (1/12/2019) 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Perubahan besar-besaran dilakukan Mendikbud, Nadiem Makarim di antaranya dengan menghapus ujian nasional (UN) dan mengganti dengan hal yang berhubungan dengan pembentukan kreatifitas, sikap dan karakter siswa.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim  membeberkan program pengganti ujian nasional (UN).

Nadiem memastikan bahwa program UN akan tetap dilaksanakan pada 2020.

Mendikbud Nadiem Makarim saat Rapat Koordinasi bersama Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (11/12/2019).
Mendikbud Nadiem Makarim saat Rapat Koordinasi bersama Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (11/12/2019). (istimewa)

Namun, pada 2021 program ini akan digantikan dengan

"Pada tahun 2021, UN itu akan diganti menjadi asesmen kompetensi minimum dan survei karakter," ujar Nadiem saat Rapat Koordinasi bersama Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (11/12/2019).

Mendikbud Nadiem Makarim saat Rapat Koordinasi bersama Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (11/12/2019).

Nadiem mengungkapkan UN tetap dipertahankan pada 2020 dengan pertimbangan telah dilakukan persiapan oleh pihak sekolah dan siswa untuk menghadapinya.

"Untuk 2020, UN akan dilaksanakan sesuai seperti tahun sebelumnya. Jadi 2020, bagi banyak orang tua yang sudah investasi buat anaknya belajar mendapat angka terbaik di UN itu silakan lanjut untuk 2020. Tapi itu hari terakhir UN seperti format sekarang diselenggarakan," tutur Nadiem.

Perubahan program UN ini termasuk dalam empat program pokok kebijakan pendidikan “Merdeka Belajar”.

Program tersebut meliputi Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN), Ujian Nasional (UN), Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan Peraturan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Zonasi.

Halaman
123
Editor: Aswin_Lumintang
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved