News

Dua Tersangka dan 1.577 Butir Trihexpenidyl Diamankan Sat Res Narkoba Kotamobagu

Dua orang tersebut adalah YM alias Aso (30) sebagai pengedar dan ABK alias Blangko, keduanya adalah warga Ratotok sebagai penyandang dana.

Dua Tersangka dan 1.577 Butir Trihexpenidyl Diamankan Sat Res Narkoba Kotamobagu
Istimewa
Dua Tersangka dan 1.755 Butir Trihexpenidyl Diamankan Sat Res Narkoba Kotamobagu 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Dua warga Ratatotok ditangkap Satuan Reserse Narkoba, Polres Kotamobagu, Sabtu (7/12/2019) lalu.    

Mereka ditangkap di Desa Buyat, Kecamatan Kotabunan, Bolaang Mongondow Timur.

Dua orang tersebut adalah YM alias Aso (30) sebagai pengedar dan ABK alias Blangko, keduanya adalah warga Ratotok sebagai penyandang dana.

Mereka ditangkap lantaran dugaan penyalahgunaan dan pengedar obat keras tanpa izin jenis trihexipenidyl, di wilayah Kotamobagu dan Boltim.

Ada 1.577 butir obat yang diamankan dari tangan mereka, baik di badan saat transaksi, juga yang berada di rumah mereka. Ada yang dalam 54 bungkusan siap jual, dan dalam satu bungkusan besar.

Menurut keterangan tersangka kepada penyidik, bahwa satu paket isi sepuluh butir dijual dengan harga Rp 100-150 ribu.

"Mereka dapatkan obatan tersebut dari Manado, kemudian dijual di Kotamobagu dan Boltim," jelas AKP Noldy Rimporok Kasat Res Narkoba Polres Kotamobagu, Selasa (10/12/2019).

Ia menjelaskan, penangkapan dilakukan berdasarkan laporan dari warga yang sudah resah, kemudian dikembangkan.

"Setelah kami telusuri, ternyata di wilayah Boltim banyak penyebaran trihex," jelasnya.

Dari hasil penjualan, mereka berdua membagi hasil keuntungan."Mereka sudah sekitar lima tahun beroperasi, lantaran katanya banyak peminat," jelas dia.

Halaman
12
Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved