Breaking News:

Gebrakan Menteri Jokowi

Ini 6 Gebrakan Menteri BUMN Erick Thohir, Pilih Ahok Jadi Komut Pertamina hingga Pecat Dirut Garuda

Sejak dilantik sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir membuat gebrakan-gebrakan

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Menteri BUMN Erick Thohir 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sejak dilantik sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir membuat gebrakan-gebrakan.

Hal ini untuk membuat perusahaan plat merah lebih baik.

Menteri BUMN, Erick Thohir, baru saja memecat Dirut Garuda Indonesia, I Gusti Ngurah Askhara atau Ari Askhara.

Gebrakan yang dilakukan oleh Erick Thohir tersebut mendapat respons Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya.

Menurut Yunarto Wijaya, dengan melihat gebrakan yang dilakukan Erick Thohir, ia jadi mempertanyakan apa kerja menteri sebelumnya, yakni Rini Soemarno.

Penyelundupan di Garuda Fenomena Gunung Es, Erick Diminta Usut Skandal Rp 16 T di BUMN

Meskipun baru sebulan menjabat, tampaknya Erick Thohir sampai melakukan perombakan di dalam BUMN.

Padahal sebelumnya Erick Thohir menyebut bahwa ia tak memiliki rencana kerja dalam 100 hari ke depan.

Erick Thohir menjelaskan bahwa ia perlu mempelajari target apa saja yang belum dicanangkan Rini Soemarno untuk Kementerian BUMN.

Melalui akun Twitter miliknya @yunartowijaya, Yunarto Wijaya pun tampak puas dengan gebrakan yang dilakukan Erick Thohir.

"Kalo ngeliat gebrakan menteri bumn yg baru 1 bulan lebih dah kaya gini, pertanyaannya menteri sebelum ngapain aja???," tulis Yunarto Wijaya Kamis (6/12/2019).

Ia pun tampaknya benar-benar heran dengan gebrakan tersebut.

Yunarto Wijaya menilai seakan banyak sekali yang perlu diperbaiki di BUMN, sementara menteri sebelumnya tak banyak berbuat.

"Serius deh, rini soemarno ngapain aja kemarin?," tanya Yunarto Wijaya lagi.

Ternyata selain memecat Dirut Garuda Indonesia, banyak gebrakan yang telah dilakukan oleh Erick Thohir di Kementrian BUMN.

Berikut adalah beberapa gebrakan yang telah dilakukan Erick Thohir dihimpun dari Kompas.com:

1. Membentuk Satuan Tugas atau Task Force Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Pada 4 November, Erick Thohir membentuk satuan tugas atau task force untuk segera merampungkan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.

Satuan tugas tersebut dipimpin oleh Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Chandra Dwiputra.

Dengan adanya satgas, diharapkan proyek kereta cepat tidak molor.

Pasalnya, menurut rencana, proyek ini akan disambungkan ke Surabaya.

Kereta cepat Jakarta-Bandung ditargetkan dapat mulai beroperasi pada 2021.

2. Menunjuk Ahok sebagai Komut PT Pertamina (Persero)

Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok usai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (9/10/2019).
Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok usai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (9/10/2019). ((KOMPAS.com/Ihsanuddin))

Salah satu gebrakan Erick Thohir yang banyak menuai pro dan kontra adalah menunjuk Ahok menjadi salah satu bos BUMN, yaitu PT Pertamina (Persero).

Sebelumnya, Erick Thohir telah bertemu terlebih dahulu dengan Ahok dan kemudian melaporkan hasil pertemuan tersebut kepada Presiden Jokowi.

Sebelum pada akhirnya ditetapkan, Presiden menyampaikan bahwa Ahok tetap menjalani proses seleksi untuk dapat lolos dan menjabat dalam salah satu BUMN.

3. Memangkas Jabatan Deputi di Kementerian BUMN

Pada era Rini Soemarno, jabatan deputi diisi oleh tujuh orang.

Erick Thohir akan memangkasnya menjadi hanya tiga orang.

Mengutip dari pemberitaan Kompas.com (19/11/2019), Erick Thohir mengungkapkan bahwa ia dan kedua wakil menterinya telah bertemu dengan semua pejabat eselon I secara langsung dan menjelaskan mengenai restrukturisasi.

Erick Thohir Copot Lima Deputi BUMN: Dianggap Langkah Tidak Biasa

Menurut Erick Thohir, hal ini sesuai dengan arahan Presiden Jokowi untuk mempercepat gerakan demi membangun bangsa ini.

Maka dari itu, efisiensi birokrasi harus dilakukan.

4. Menunjuk Mantan Komisioner KPK untuk Menjadi Komut BTN

Chandra Hamzah diumumkan sebagai Komisaris Utama PT Bank Tabungan Negara (BTN).
Chandra Hamzah diumumkan sebagai Komisaris Utama PT Bank Tabungan Negara (BTN). (Tribunnews)

Selain Ahok, Erick Thohir juga mengundang mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Chandra Hamzah ke Kantor Kementerian BUMN, Senin (18/11/2019).

Dalam pertemuan tersebut, Erick Thohir didampingi oleh kedua Wamen BUMN, yaitu Budi Gunawan Sadikin dan Kartika Wirjoatmodjo.

Pertemuan tersebut membahas seputar perkembangan BUMN secara luas.

Chandra Hamzah tidak menyebutkan sektor apa yang difokuskan dalam pembahasan tersebut.

Namun, akhirnya, Erick Thohir mengumumkan telah menunjuk Chandra Hamzah sebagai Komisaris Utama BTN.

5. Melakukan Evaluasi 11 Perusahaan Air Minum

Erick Thohir juga tengah mengevaluasi anak perusahaan BUMN yang tidak jelas dasar pembentukannya.

Sebagaimana diberitakan Kompas.com (20/11/2019), Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mencontohkan, saat ini ada 11 perusahaan air minum milik BUMN.

Menurut dia, banyaknya perusahaan pelat merah yang bergerak dalam industri yang sama tidak baik bagi bisnis perusahaan yang bersangkutan.

Enda Ungu Daftar Wawali Manado, Ikuti Jejak Pasha Ungu yang Terpilih Wakil Wali Kota Palu

6. Memecat Dirut Garuda Indonesia

Erick Thohir mengatakan bakal memberhentikan Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau Ari Ashkara.

Pasalnya, dirut yang menjabat selama dua tahun tersebut diketahui telah melakukan penyelundupan onderdil Harley Davidson keluaran tahun 1972 serta dua sepeda Brompton.

"Dengan itu, saya akan memberhentikan Saudara Direktur Utama Garuda dan tentu proses ini kami, karena Garuda adalah perusahaan publik, akan ada prosedur lainnya," ujar dia ketika memberikan keterangan pers di Jakarta, Kamis (5/12/2019).

Punya Kekayaan Rp 37 M, Begini Penampakan Rumah Eks Dirut Garuda Indonesia Ari Askhara di Bali

Erick Thohir pun memaparkan, Ari Ashkara telah melakukan instruksi untuk mencari motor Harley Davidson klasik tahun 1972 sejak tahun 2018.

Selain itu, yang bersangkutan juga telah melakukan transfer dana ke rekening pribadi finance manager Garuda Indonesia berinisial IJ di Amsterdam.

"Ini menyedihkan. Ini proses menyeluruh di BUMN bukan individu, tapi menyeluruh. Ini Ibu (Sri Mulyani) pasti sangat sedih," ujar dia.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/ Abdurrahman Al Farid) (TribunnewsBogor/Vivi Febrianti/Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnewswiki.com dengan judul 'Selain Pecat Dirut Garuda, Ini 6 Gebrakan Erick Thohir, Beda Banget dengan Menteri BUMN Sebelumnya'

Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved