News

Syarat Dapat Surat Keterangan Terdaftar Bagi Ormas FPI, Penjelasan Menkopolhukam Mahfud MD

Inilah syarat-syarat yang harus dipenuhi organisasi masyarakat agar memperoleh Surat Keterangan Terdaftar (SKT)

Syarat Dapat Surat Keterangan Terdaftar Bagi Ormas FPI, Penjelasan Menkopolhukam Mahfud MD
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Menko Polhukam Mahfud MD meninggalkan gedung KPK seusai menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di Jakarta, Senin (2/12/2019). Mahfud MD menyerahkan LHKPN setelah menjabat Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) dalam Kabinet Indonesia Maju. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Setiap organisasi masyarakat (Ormas) harus memenuhi sejumlah persyaratan. Satu di antaranya harus memiliki Surat Keterangan Terdaftar (SKT).

Berikut persyaratan untuk mendapatkan SKT:

  1. Akta notaris yang memuat AD/ART
  2. Program kerja
  3. Susunan pengurus
  4. Pernyataan kesediaan menjadi pengurus
  5. Simbol tidak diperbolehkan melanggar hak paten
  6. Memiliki NPWP
  7. Rekomendasi dari Menteri Agama

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD menjelaskan ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan Surat Keterangan Terdaftar (SKT).

Hal tersebut disampaikan Mahfud MD melalui video conference dalam acara Indonesia Lawyers Club yang videonya diunggah di kanal YouTube 'Indonesia Lawyers Club', pada Selasa (3/12/2019).

Mahfud MD menjelaskan terdapat tujuh persyaratan yang harus diikuti oleh organisasi masyarakat (ormas) Front Pembela Islam (FPI) untuk mendapatkan SKT.

"Tentang syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan SKT, syaratnya bukan hanya satu nih saya baca nih," jelas Mahfud MD.

"Satu akta notaris yang memuat AD/ART yang nanti akan diperiksa."

"Yang ke dua, memuat program kerja, yang ke tiga, susunan pengurus."

"Yang ke empat pernyataan kesediaan menjadi pengurus, yang ke lima simbol-simbolnya tidak boleh melanggar hak paten yang sudah diterbitkan."

"Ada NPWP, lalu ada rekomendasi Menag. Untuk ormas tidak berbadan hukum yang bergerak di bidang keagamaan."

Halaman
12
Editor: Handhika Dawangi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved