News

Yusuf Martak Menantang Pemerintah, Sebut Arab Saudi Justru yang Lindungi Rizieq, Singgung Mahfud MD

Yusuf Martak meyakini pemerintah Indonesia memiliki andil dalam pencekalan petinggi Front Pembela Islam (FPI) itu.

Yusuf Martak Menantang Pemerintah, Sebut Arab Saudi Justru yang Lindungi Rizieq, Singgung Mahfud MD
Tribunnews.com/Reza Deni
Ketua Umum Gerakan Nasional Pembela Fatwa (GNPF) Ulama, Muhammad Yusuf Martak 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Yusuf Martak, Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama tuding pemerintah indonesia.

Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, Yusuf Martak meminta pemerintah bersikap terbuka terhadap kasus pencekalan Rizieq Shihab.

Yusuf Martak meyakini pemerintah Indonesia memiliki andil dalam pencekalan petinggi Front Pembela Islam (FPI) itu.

Dilansir TribunWow.com,  dari tayangan YouTube Talk Show tvOne, Senin (2/12/2019), Yusuf Martak lantas menyebut Rizieq Shihab selama ini justru dilindungi oleh pemerintah Arab Saudi.

Mulanya, Yusuf Martak menyinggung pernyataan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) terdahulu serta Kepala Kantor Staf Presiden, Moeldoko.

Disebutnya, sikap Moeldoko dalam menanggapi kasus Rizieq Shihab sangat kelewatan.

"Kan dari Menko Polhukam yang pertama juga sama tidak tahu masalah, Pak Moeldoko pernah juga mengatakan 'Kalau enggak punya uang saya akan belikan tiket', itu kan sudah kelewatan" ujar dia.

Ia pun menyinggung nama Menko Polhukam Mahfud MD.

Smartphone Vivo Y19 Sudah Dijual di Indonesia, Simak Spesifikasi dan Harga Lengkapnya

"Sekarang Menko Polhukam Pak Mahfud MD kasihan enggak tahu masalah," ujar Yusuf.

"Menlu (Menteri Luar Negeri) waktu diajak sama Komisi 1 (DPR RI) kalau tidak salah tidak mau rapat terbuka, minta tertutup," sambungnya.

Ia pun menilai adanya perbedaan perlakuan pemerintah pada Rizieq Shihab.

"Apa isi rapat tertutupnya? Akan minta waktu satu bulan untuk mengetahui permasalahan," jelas dia.

Halaman
1234
Editor: Gryfid Talumedun
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved