Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Minahasa

Unima Kembangkan Industri Penyulingan Minyak Nilam, Arrijani Sebut Bakal Jadi Pusat Unggulan Iptek

Universitas Negeri Manado (Unima) membina petani mitranya untuk mengembangkan Industri Penyulingan Minyak Nilam di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.

Editor: Alexander Pattyranie
ISTIMEWA
Unima Kembangkan Industri Penyulingan Minyak Nilam 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Universitas Negeri Manado (Unima) membina petani mitranya untuk mengembangkan Industri Penyulingan Minyak Nilam di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.

Program ini menerapkan teknologi tepat guna Unima dipimpin Prof Dr Arrijani MSi, selaku Ketua Pelaksana.

Tujuan khusus dari kegiatan Insentif Inovasi Industri ini adalah mengaplikasikan teknologi pembibitan tanaman nilam.

Pada tahun pertama, dilakukan penanaman 60.000 nilam di lahan seluas 6 hektare.

Kemudian pada tahun kedua, dilakukan penyulingan minyak nilam dengan system Steam and water distillation serta mengembangkan areal agribisnis dalam kampus Unima.

Pada tahun ketiga dilakukan pembibitan modern untuk produksi bibit berkualitas dan fraksinasi untuk meningkatkan kadar PA dalam minyak nilam.

Unima Kembangkan Industri Penyulingan Minyak Nilam
Unima Kembangkan Industri Penyulingan Minyak Nilam (ISTIMEWA)

Kegiatan ini bersinergi dengan mitra untuk mendukung usaha budidaya tanaman nilam yang digalakkan oleh petani dengan binaan Dinas Perdagangan Kabupaten Minahasa Sulawesi Utara.

Menurut Prof Dr Arrijani, hasil budidaya tanaman nilam akan dilanjutkan dengan penyulingan minyak atsiri yang pihaknya telah temukan dan kembangkan pada kegiatan Ipteks bagi Inovasi dan Kreatifitas Kampus (IbIKK) dalam kampus kepada mitra industri di Kabupaten Minahasa.

"Secara umum mitra industri yang kami pilih telah memiliki aset berupa enam set pabrik penyulingan dengan kapasitas terpasang 750 Kg bahan baku per hari," kata dia, Kamis (17/10/2019).

Ia menambahkan, Jika rerata rendemen sekitar 3% maka prediksi produksi harian mencapai 22,5 Kg minyak nilam atau rerata 675 Kg per bulan.

Jumlah ini sangat menjanjikan untuk dikembangkan sebagai unit usaha produktif.

Kendala yang dihadapi oleh mitra industri adalah :

1) kekurangan pasokan bahan baku

2) kualitas bahan baku

3) kualitas proses penyulingan

4) sumber energi yang digunakan dalam proses penyulingan

Oleh karena kendala-kendala tersebut, maka mitra industri tidak bisa berkembang sebagaimana prediksi dan target yang disusun sebelumnya.

Dalam kegiatan ini kami mengembangkan inovasi di bidang pembibitan, budidaya, pemanenan, disain pabrik dan penyulingan nilam sehingga rantai produksi dapat berjalan dengan baik dan menguntungkan petani serta menguntungkan mitra industri.

Untuk mendukung upaya pengembangan industri penyulingan minyak nilam di Kabupaten Minahasa Sulawesi Utara serta kawasan timur lainnya, maka kami akan mengembangkan industri pembibitan di dalam kampus Unima.

Pada tahap pertama bibit akan didatangkan dari Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Bogor dan petani binaannya dengan target 30.000 bibit hasil stek.

"Pada tahun kedua kami akan melakukan perbanyakan bibit mencapai 100.000 bibit unggul yang akan ditanam pada lahan seluas 6 hektare yang cocok pada kondisi iklim Sulawesi dan kawasan timur Indonesia lainnya," kata dia.

Melalui usaha budidaya pada tahun kedua ini akan kami laksanakan pola budidaya yang baik, perawatan tanaman yang baik, pemanenan nilam yang baik, pengeringan yang baik dan penyulingan serta pascaproduksi yang baik.

Semua itu akan dilakukan inovasi dan direkam dalam buku Inovasi Industri Penyulingan Minyak Nilam di Kabupaten Minahasa.

Dengan pola ini maka akan menjadi Pusat Unggulan Iptek untuk usaha budidaya tanaman nilam dan penyulingan minyak nilam yang menjadi cikal bakal akan berkembangnya Teaching Industry terkait dengan tanaman nilam dan Agroindustri secara luas.

Pada tahun ketiga akan dilaksanakan inovasi melalui ekstraksi minyak nilam dan fraksinasi untuk meningkatkan kualitas dan nilai jual minyak nilam dalam negeri serta untuk tujuan ekspor.

Unima Kembangkan Industri Penyulingan Minyak Nilam
Unima Kembangkan Industri Penyulingan Minyak Nilam (ISTIMEWA)

Kegiatan ini akan menjadi lokomotif yang akan menggerakkan usaha penanaman dan penyulingan minyak nilam di kawasan timur Indonesia.

Ia harapkan akan menjadi pendorong kemandirian masyarakat dalam mengembangkan usaha ini.

(Tribunmanado.co.id/Alexander Pattyranie)

BERITA TERPOPULER :

 Erick Thohir Mundur dari BUMN Jika Diminta Selesaikan Kasus Krakatau Steel dengan Syarat Ini

 Dari Arab Saudi, Rizieq Shihab Sebut Ahok Lengser dan Longsor, Singgung Dinaungi Presiden

 Prabowo Perkuat Pertahanan: Incar Teknologi AS-Rusia hingga Inggris-Turki

TONTON JUGA :

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved