Musim Hujan Bergeser, Benarkah Karena Perubahan Iklim? Ini Penjelasan BMKG

Tren pergeseran musim tak hanya terjadi pada masuknya awal musim hujan. Pergeseran juga berlaku untuk awal musim kemarau

Musim Hujan Bergeser, Benarkah Karena Perubahan Iklim? Ini Penjelasan BMKG
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi hujan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kedatangan awal musim hujan akan mengalami kemunduran di sebagian besar wilayah Indonesia.

Demikian Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG).

Sebagian wilayah pulau Jawa akan memasuki musim hujan pada Dasarian I (10 hari pertama) dan Dasarian II (10 hari kedua) bulan Desember.

Beberapa pembaca Kompas.com berspekulasi, ini ada hubungannya dengan perubahan iklim.

Benarkah hal tersebut?

Adi Ripaldi, Kasubid Analisis Informasi Iklim BMKG mengatakan, penelusuran sejauh ini belum mengerucut perubahan iklim sebagai penyebab mundurnya musim hujan.

"Assesment kita (BMKG) belum mengerucut bahwa perubahan iklim sebagai penyebabnya," kata Adi dihubungi Kompas.com, Senin (2/12/2019).

Meski belum diketahui apakah perubahan iklim punya andil dalam hal ini, Adi mengatakan, tren selama 10 tahun terakhir menunjukkan pergeseran untuk awal musim hujan di Indonesia.

Dia memberi contoh, yang semula awal musim hujan berada di bulan Oktober bergeser ke November, kemudian dari November menjadi Desember.

Ini seperti kemunduran awal musim hujan yang terjadi tahun ini.

Halaman
1234
Editor: Finneke Wolajan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved