Reuni 212

Guntur Romli: Status Habib Rizieq dan Amien Rais Terlapor, Gerakan 212 Pakai Informasi Palsu

Pasca selesainya acara Reuni 212 memunculkan tanggapan dari berbagai kalangan, di antaranya oleh politisi PSI

Guntur Romli: Status Habib Rizieq dan Amien Rais Terlapor, Gerakan 212 Pakai Informasi Palsu
Kolase FB/Guntur Romli/KOMPAS.com/Deti Mega Purnamasari
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai mengikuti rapat soal persiapan pemindahan ibu kota baru di Kantor Bappenas, Jumat (15/11/2019).(KOMPAS.com/Deti Mega Purnamasari) 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Pasca selesainya acara Reuni 212 memunculkan tanggapan dari berbagai kalangan, di antaranya oleh politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang juga aktivis muda Nahdlatul Ulama (NU).

Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Guntur Romli mengungkapkan adanya motif penyerangan terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Reuni 212 yang berlangsung di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Senin (2/12/2019).

Aktivis Muda NU, Guntur Romli tanggapi soal reuni akbar 212.
Aktivis Muda NU, Guntur Romli tanggapi soal reuni akbar 212. (Tangkapan Layar YouTube Talk Show tvOne)

Tak hanya itu, Guntur Romli berpendapat isu pencekalan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab hanya memperkeruh suasana.

Hal ini diungkapkan Guntur Romli dalam program Apa Kabar Indonesia Pagi, yang videonya diunggah pada kanal YouTube Talk Show tvOne, Senin (2/12/2019).

Warga Riau Heboh, Tiba-tiba Binatang Langka Ini Muncul di Pinggir Jalan

TRAGIS - Ayah Tiri Suntik Ayah di Depan Ibunya yang Alami Gangguan Jiwa, Memaksa Hubungan Bertiga

Isi Pengumuman Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Utara No : 372/PL.02.2-PU/71/PROV/XII/2019

Sebelumnya Guntur mengatakan bahwa Reuni 212 merupakan gerakan politik.

Pernyataan Guntur mendapat respons dari pembawa acara Bayu Andriyanto.

Bayu mempertanyakan terkait momentum yang berkaitan dengan unsur politik tersebut.

Diketahui, Pemilihan Presiden (Pilpres) juga sudah selesai dilakukan.

Guntur menjawab bahwa gerakan 212 memiliki tujuan untuk menyerang pemerintah.

"Menurut saya tetap tujuannya untuk menyerang pemerintahan Pak Jokowi," ujarnya.

Halaman
123
Editor: Aswin_Lumintang
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved