Munas Partai Golkar

Jika Airlangga Terpilih Lagi, Tetty Paruntu Berpeluang Jadi Bendahara Umum Partai Golkar

Jika Airlangga Hartarto terpilih kembali menjadi Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Golkar, ada kemungkinan besar Christiany Eugenia Paruntu Jadi Bendum

Jika Airlangga Terpilih Lagi, Tetty Paruntu Berpeluang Jadi Bendahara Umum Partai Golkar
Tribun manado / Andrew Pattymahu
Tetty Paruntu dan Airlangga Hartarto 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Jika Airlangga Hartarto terpilih kembali menjadi Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar, ada kemungkinan besar Christiany Eugenia Paruntu akan menjabat sebagai bendahara umum (Bendum).  

Informasi dari salah satu pengurus Golkar Sulawesi Utara (Sulut) menyebutkan, Tetty Paruntu akan masuk gerbong Airlangga.

"Pak ketum ingin di dalam pengurus inti ada perwakilian tokoh perempuan dan perwakilan juga dari Indonesia Timur," ujar sumber, Selasa (3/12/2019).

Keberhasilan Tetty Paruntu dalam menahkodai Golkar Sulut adalah salah satu faktor dirinya akan menjabat posisi bendum.

Selain itu Tetty dinilai tokoh perempuan sukses baik dari sisi pemerintahan (Bupati Minsel) maupun sisi politik.

Jelang Munas Partai Golkar, Bambang Soesatyo Mundur dari Pencalonan Ketua Umum

Pengamat politik dan pemerintahan Sulut Dr Ferry Liando, belum lama ini mengatakan Jika Tetty Paruntu akan menjadi Bendahara Umum DPP Golkar, maka kekuatan politik Bupati Minsel ini akan semakin kokoh.

"Semakin tinggi Kedudukan seseorang dalam struktur organisasi politik maka ia akan semakin dekat dengan pusat-pusat kekuasaan. Birokrasi politiknya akan semakin pendek," ujar akademisi Universitas Sam Ratulangi ini.

Tidak perlu lobi-lobi panjang untuk mengharapkan apa yang diinginkan. Kekuasaannya juga akan semakin luas.

Tidak hanya membentangi kekuasaan di Sulut tetapi akan makin merambah ke seluruh Indonesia. Tentu Sulut harus berbangga jika politisi daerah ada yang berkiprah di tingkat nasional.

"Iya tidak hanya sekedar menjadi kebanggaan kader Golkar akan tetapi akan menjadi kebanggan masyarakat Sulut.

Namun, wacana tersebut perlu menunggu waktu agar akhirnya terwujud sebab dinamika politik di partai Golkar cukup berat dan panas," ujar Ferry Liando.

Penulis: Andrew_Pattymahu
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved