Pembunuhan Karyawan SPBU

UPDATE - Tersangka Pembunuhan Karyawan SPBU Ditangkap Polisi, Mengaku Sakit Hati Karena Antrian BBM

Pengakuan tersangka pembunuhan di Manado, katanya sakit hati karena antrian BBM di SPBU.

UPDATE - Tersangka Pembunuhan Karyawan SPBU Ditangkap Polisi, Mengaku Sakit Hati Karena Antrian BBM
Istimewa
Polisi menangkap tersangka pembunuhan di Dendengan Luar Manado Sulut 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Update pembunuhan di Dendengan Luar, Kecamatan Tikala, Kota Manado, Sulawesi Utara, Minggu (1/12/2019) sekitar Pukul 04.00 Wita.  

Tersangka sudah ditangkap oleh Tim Resmob Polsek Tikala, empat jam setelah peristiwa.

Tersangka mengaku kepada Polisi, sebelum peristiwa itu terjadi, awalnya tersangka pergi mengisi BBM di SPBU Paal Dua.

BREAKING NEWS - Karyawan SPBU Dibunuh di Indekos

Sampai disana, tersangka mengikuti antrian. Saat sudah waktu dirinya untuk mengisi BBM, korban malah mengisi BBM di kendaraan yang baru sampai.

"Tersangka menyimpan dendam dari situ, dan saat korban sudah waktunya pulang, tersangka membuntuti korban," kata Kapolsek Tikala AKP Bhartolomeus Dambe, Minggu (1/12/2019) siang.

Lanjutnya, sampai di tempat kos, korban langsung masuk ke kamar untuk berisitirahat.

"Tersangka ikut masuk ke dalam kosan, dan bertanya kepada penghuni kos, kalau korban tinggal di kosan itu, sambil menyebutkan nama korban," ujarnya.

Selanjutnya, penghuni kos langsung menunjuk kamar korban.

Tersangka langsung naik ke kamar korban di lantai dua, dan mengetuk pintu kamar korban.

"Saat pintu terbuka, tersangka langsung menikam korban. Setelah menikam korban, tersangka lari dari lokasi kejadian, sementara korban sempat teriak minta tolong, dan ditemukan sudah terjatuh di pintu kamarnya, dengan kondisi sudah meninggal dunia, sambil berlumuran darah," jelas Kapolsek AKP Bhartolomeus Dambe.

AKP Bhartolomeus Dambe mengatakan jenazah korban saat ini sudah dibawa dan akan dilakukan otopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Karombasan.

"Untuk tersangka, sedang dalam pemeriksaan penyidik di Mapolsek," tegasnya. 

Korban bernama Andreas Pempe (20) warga Kelurahan Paal Dua, Lingkungan I, Kecamatan Tikala, Kota Manado, Sulawesi Utara, ditemukan di pintu kamar kosannya dengan kondisi meninggal dunia dan berlumuran darah, serta didapati luka tikam ditubuhnya.

Saat diselidiki pihak kepolisian, kasus tersebut terungkap. Dimana ternyata korban ditikam oleh lelaki berinisial KK alias Kalvin (25) warga Kelurahan Ranomuut Kecamatan Paal Dua. Penikaman dilakukan dengan menggunakan senjata tajam jenis pisau besi putih. (Juf)

Subscribe YouTube Channel Tribun Manado:

Penulis: Jufry Mantak
Editor: Handhika Dawangi
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved