Reuni Akbar 212

Guntur Romli: Faktanya Habib Rizieq Tidak Dicekal Oleh Pemerintah RI, Tapi Pemerintah Saudi

Guntur Romli menduga reuni akbar 212 dilakukan oleh pihak yang kecewa pada pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Guntur Romli: Faktanya Habib Rizieq Tidak Dicekal Oleh Pemerintah RI, Tapi Pemerintah Saudi
Instagram/@gunromli
Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Mohamad Guntur Romli 

Guntur menjelaskan, Rizieq Shihab tak kunjung kembali ke Indonesia karena dicekal oleh pemerintah Arab Saudi.

"Iya, tapi ternyata faktanya Habib Rizieq tidak dicekal oleh pemerintah RI, tapi oleh pemerintah Saudi, sampai sekarang kita enggak tahu," ujarnya.

"Tapi pokoknya ini bikin berita yang ramai lah, heboh-heboh dulu ya."

Lantas, Guntur menduga adanya tujuan politik dalam penyelenggaraan reuni akbar 212.

"Yang ketiga, menurut saya tetap ada tujuan politik di situ," kata Guntur.

"Saya katakan, partai-partai di luar sistem tokoh-tokohnya akan diundang oleh 212."

Ia pun menyinggung soal kehadiran Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Guntur menduga, Anies Baswedan memanfaatkan momentum tersebut untuk membuka jalan menunju Pilpres 2024.

"Kemudian kalau di Pilkada DKI ya, ada Gubernur Jakarta sekarang Anies Baswedan, saya lihat ada indikasi kuat menggunakan 212 sebagai jalan politik dia untuk 2024," jelas Guntur.

"Itu kalau kita mengamati dari rekam jejak, kemudian dari hal-hal yang kita katakan, kita saksikan bahwa gerakan 212 itu tidak lepas dari gerakan politik yang menggunakan isu agama."

Halaman
1234
Editor: Rizali Posumah
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved