Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Gosip Artis

Rilis Buku 'Saya Pamit', Ria Ricis Dikritik Penulis Buku: 'Jangan Ambil Lahan Kami'

Sempat jadi pembahasan, Livia punya alasan lain mengritik buku yang dibuat Ricis. Penulis itu mengunggah tweet dari Sudjiwo Tedjo di Twitter.

Kolase Tribun Manado/YouTube Ricis Official
Ilustrasi Ria Ricis Menangis 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ria Ricis telah merilis buku 'Saya Pamit'.

Sayangnya, buku Ria Ricis itu mendapat respons yang kurang baik dari seorang penulis bernama Livia Oktora.

Penulis buku Livia Oktora menilai, rilis buku Ria Ricis tersebut dapat berdampak pada mata pencahariannya.

Buku berjudul Saya Pamit, diminati oleh penggemar vlog dan pengikut sosial media.

Pasalnya, Ricis melakukan promosi melalui Instagram dan pre-order toko online.

Dia menawarkan paket buku dengan bonus tanda tangan dirinya, pembatas buku dan masih banyak lagi.

Melalui bukunya, Ricis menceritakan perjalanan kariernya menjadi Youtuber dan selebgram.

Unggahan terbaru Ricis, dia menulis bukunya sampai pagi dan mengingat kejadian masa lampau yang membuatnya sukses.

"Saya persembahkan SAYA PAMIT jilid dua tengan jari saya sendiri dari pagi ke pagi menahan kantuk dan mencoba mengingat kejadian lampau," tulis Ricis di Instagram.

Namun, pembuatan buku Ricis rupanya menuai kritikan dari penulis Livia Oktora. Melalui Instagram, Livia mengkritik Ricis karena mengambil lahan para penulis.

Livia juga mengritik apa alasan Youtuber tersebut menulis buku dan menjajal dunia literasi.

Padahal menurut Livia uang Ricis cukup banyak menjadi selebgram dan Youtuber.

Sempat jadi pembahasan, Livia punya alasan lain mengritik buku yang dibuat Ricis.

Penulis itu mengunggah tweet dari Sudjiwo Tedjo di Twitter.

Instagram @liviaoktora, Livia mengkritik Ricis karena mengambil lahan para penulis
Instagram @liviaoktora, Livia mengkritik Ricis karena mengambil lahan para penulis (Instagram @liviaoktora)

"Hehe, lagi ngebully artis ya? Tentang nasionalisme, kalau ngebully itu ke seniman. Jangan ke artis. Di Indonesia seniman dan artis beda. Seniman banyak baca buku dan kehidupan. Artis tidak dan glamor. Seniman berkarya nurutin hatinya. Artis berkarya nurutin selera pasar," Begitu lah unggahan tweet yang disetujui Livia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved