Senin, 13 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kabar Parbowo

Wenny Lumentut Dilengeserkan, Ternyata Begini Cara Prabowo Tentukan Ketua Gerindra: Tak Bertele-tele

Wenny Lumentut Dilengeserkan dari Ketua DPD Gerindra Sulut, Ternyata Begini Cara Prabowo Tentukan Ketua Gerindra: Tak Bertele-tele

Penulis: Aldi Ponge | Editor: Aldi Ponge
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto tiba sebelum acara pelantikan presiden dan wakil presiden di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2019). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ketua DPD Gerindra Sulut Wenny Lumentut tiba-tiba dilengserkan dari posisinya oleh Ketum Gerindra Prabowo Subianto pada pekan lalu

Terungkap begini cara Prabowo menetukan ketua Gerindra di Sulut yang tak bertele-tele dan tanpa biaya besar lewat pemilihan.

Diketahui, Wenny Lumentut dicopot berdasarkan Surat Keputusan nomor 10-0686/Kpts/DPP-Gerindra/2019 tertanggal 31 Oktober 2019 dan ditandatangani oleh Prabowo Subianto selaku Ketua Umum, menunjuk Wenny Warouw sebagai ketua DPD Partai Gerindra Sulut menggantikan Wenny Lumentut

Wenny Warouw merupakan Anggota DPR RI 2014-2019 dari Partai Gerindra.

Sekretaris DPD Gerindra Sulut, Melki Suawa mengatakan, pergantian ketua DPD adalah hal biasa dan wewenang pengurus DPP

"Dalam AD ART Partai Gerindra pergantian ketua DPD adalah kewenangan DPP kami hanya mengamankan keputusan partai," ujar dia kepada tribunmanado.co.id, Kamis (14/11/2019).

Suawa menjelaskan, di Gerindra semua pengurus itu adalah penugasan. Tidak ada Musda.

"Kalau dipercaya DPP kasih tugas, kalau tidak dicabut. Itu kewenangan DPP," ungkap dia.

"Alasannya dikasih tugas dan dicabut tugas cuma yang memberi tugas yang tahu," ujarnya.

Wenny Lumentut tak tahu alasannya hingga ia dicopot dari jabatan Ketua DPD Gerindra Sulut.

Ketua Gerindra Sulut kini sudah beralih ke Wenny Warouw, Mantan Anggota DPR RI Partai Gerindra

"Saya tidak tahu alasan," kata Anggota DPRD Sulut ini ketika dikonfirmasi di Kantor DPRD Sulut, Jumat (15/11/2019).

Ia pun cuma bisa menerka-nerka "Mungkin saya ada kekurangan, ada orang lebih baik, why not? kita harus rela," kata dia.

Tapi ia legowo saja, ia menyadari pergantian pengurus itu sudah diatur lewat mekanisme partai, sepenuhnya di DPP.

Pergantian itu pun menurut dia hal biasa.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved