Ilham Bintang Vs Dahlan Iskan

Ilham Bintang Iri Hati ke Ahok, Bandingkan Nasib Rizieq Shihab, Dahlan Iskan Bela dan Dukung Ahok

Dua tokoh media berbeda pendapat terkait Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok, jika praktisi Media, Ilham Bintang

Tribunnews.com
Mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan mengomentari hebohnya kabar Basuki Tjahaja Purnama menjadi satu di antara petinggi BUMN. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Dua tokoh media berbeda pendapat terkait Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok, jika praktisi Media, Ilham Bintang menyatakan ketidaksetujuannya dengan penempatan Ahok sebagai Komisaris Utama PT Pertamina.

Ilham Bintang, Ahok, dan Rizieq Shihab.
Ilham Bintang, Ahok, dan Rizieq Shihab. (Kolase/YouTube Indonesia Lawyres Club/Kompas.com/Tribunnews.com)

Maka mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mendukung Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menjadi Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) menyatakan kepercayaannya atas kemampuan mantan Bupati Belitung tersebut.

Dahlan yakin mantan Gubernur DKI Jakarta itu mampu menjalankan tugasnya sebagai komisaris utama di perusahaan minyak pelat merah itu.

“Menjadi dirut pun BTP (Ahok) mampu. Saya tidak pernah meragukan kemampuan BTP,” ujar Dahlan di laman pribadinya yang dikutip Kompas.com pada Kamis (28/11/2019).

Siwon SuJu Kaget LIhat Jumlah Followers IG Raffi Ahmad dan Nagita Slavina: Oh My God! 35 Juta?

Resmi Dirilis, Realme X2 Pro Dijual dengan Harga Rp 7 Jutaan, Simak Spesifikasi Lengkapnya

Kesiapan Alat Lomba dan Tanding Ada, Jelang Pembukaan Porprov X Tahun 2019


Dahlan menjelaskan, tugas komisaris utama tak seberat menjadi direktur utama.

Kendati begitu, Dahlan pun meyakini jika jadi direktur utama Ahok akan mampu menjalankan tugasnya dengan baik.

“Komut tidak seberat dirut. Pekerjaan komut adalah pengawas. Mengawasi direksi. Ia mengawasi. Bukan menjalankan,” kata Dahlan.

Menurut Dahlan, kinerja komisaris utama susah untuk dinilai.

Biasanya, kinerja komisaris utama bisa dilihat dari hubungannya dengan para dewan direksinya.

“Harmonis adalah kata kuncinya. Komisaris dan direksi harus harmonis. Agar perusahaan cepat mengambil putusan. Ya atau tidak. Atau ditunda. Tapi ada keputusan,” ucap dia.

Halaman
1234
Editor: Aswin_Lumintang
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved