Wawancara Eksklusif Staf Jokowi Aminuddin Ma'ruf: Ayah Saya Ngefans Jokowi
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk tujuh staf khusus presiden dari kalangan anak muda. Salah satunya adalah anak santri
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
Dari tujuh orang stafsus yang ditunjuk Pak Presiden kemarin, yang diberikan tugas khusus adalah Angkie Yudistia. Dia sebagai juru bicara bidang sosial. Lalu saya ditugaskan berkomunikasi dengan kelompok-kelompok strategis. Salah satunya di kalangan santri, mahasiswa, pemuda, dan kelompok-kelompok keagamaan.
Jokowi menyebut nama Anda pada saat memperkenalkan sebagai stafsus. Lalu meminta Anda untuk berkeliling ke pesantren-pesantren di Indonesia untuk menyebarkan gagasan-gagasan besar, inovasi. Seberapa dekatnya Anda dengan pesantren?
Dari kecil, di kampung, memang tinggalnya di pesantren. Setelah pulang sekolah, saya langsung pulangnya ke pesantren. Aktifitas tersebut berlangsung sampai saya SMA. Kuliah, saya aktif di berbagai organisasi baik di intra kampus atau di luar kampus.
Salah satunya di PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia). Sampai saya menjadi Ketua Umum PB PMII 2014-2017. Dari proses itu, saya banyak bersentuhan dengan aktifis mahasiswa, kepemudaan, dan lainnya.
Disebut-sebut gaji stafsus presiden mencapai Rp 51 juta per bulan, dan dinilai cukup besar oleh beberapa kalangan. Bagaimana tanggapan Anda?
Tanggung jawab kami cukup besar. Tanggung jawab kami menjadi sumber infomasi dan gagasan untuk disampaikan ke presiden. Itu pekerjaan yang berat. Sampai hari libur pun saya harus tetap bekerja untuk itu.
• Korupsi Ratusan Juta, Oknum Kepala Desa Mendekam di Penjara
Artinya kalau tidak bekerja di kantor iti ciri khas anak muda sekarang. Presiden juga tidak mau mencabut kami dari apa yang sudah kami kerjakan sebelumnya. Jadi kami kerja dimana saja dan kapan saja.
Sudah menjadi stafsus presiden, bagaimana cara Anda membagi waktu dengan keluarga dan aktifitas lainnya?
Kami sebagai anak muda biasa bekerja dengan target, kreatifitas, inovasi, produktifitas. Saya pikir tidak terlalu susah. Lagipula energi kita juga kan lagi dalam masa puncak produktifitas. Tidak masalah kerja sampai jam 12 malam.
Fasilitas apa saja yang Anda dapat saat menjabat sebagai stafsus?
Kalau itu saya belum tahu. Saya tahu jumlah gaji saja dari media. Karena sebelumnya, kami memang kami tidak diberitahu gajinya, fasilitas, dan lainnya. Kendaraan operasional, sopir, juga tidak ada. Saya masih pakai bensin sendiri.
Karena cita-cita kami ingin membantu presiden. Memberikan selain orientasi kita untuk masa depan masing-masing, kita punya kesempatan untuk bekerja dengan presiden. Dengan kebanggaan ini, kami diberikan kesempatan untuk berkontribusi.
Bagaimana Anda menilai Pak Jokowi?
Pekerja keras, ikhlas, sabar, tegas, visioner.
Sebenarnya apa cita-cita Anda?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/aminuddin-maruf.jpg)