Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Hari Guru Nasional

Hamil Enam Bulan, Guru Honorer Ini Tempuh Puluhan Kilometer untuk Mendaftar CPNS

Sambil mengisi data diri di komputer, Meiske Papua, warga desa Nanasi, Kecamatan Poigar, Kabupaten Bolaang Mongondow, sesekali memegangi perutnya

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: David_Kusuma
Tribun manado/Arthur Rompis
Meiske Papua 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sambil mengisi data diri di komputer, Meiske Papua, warga desa Nanasi, Kecamatan Poigar, Kabupaten Bolaang Mongondow, sesekali memegangi perutnya.

Meiske satu dari sejumlah pelamar CPNS Kabupaten Bolaang Mongondow yang menggunakan fasilitas Wifi dan komputer di kantor Dinas Kominfo Bolmong, Senin (25/11/2019) pagi.

Guru honorer salah satu SMP di Poigar ini tengah hamil.

Kondisinya juga tak begitu baik.

Peringati Hari Guru Nasional, Kepsek Ini Terkenang Ditawan Gerilyawan, Ditolong Mantan Murid

"Saya begitu letih, tapi saya harus kemari, pendaftaran sudah akan ditutup," kata dia.

Ia dibantu sang suami yang terlihat begitu telaten.

Beberapa kali ia tampak tak tahan hingga sang suami memeganginya dan bantu mengisi data.

Dirinya memutuskan mengisi data diri di kantor Kominfo karena jaringan internet di desanya sering ngadat.

Oknum Anggota DPRD Digerebek Warga saat Berduaan Bersama Janda, Nyaris Diamuk Masyarakat

"Jaringan di sana sangat lelet, mau kirim pagi malamnya belum tentu sampai," beber dia.

Perjuangan Meiske lumayan berat karena ia masih dalam tahap pertama mendaftar.

Bahkan foto selfie dilakukan di salah saru ruangan kantor Kominfo Bolmong.

Didesak deadline pendaftaran, Senin pagi, ia dan suaminya beserta salah satu anaknya yang masih kecil bergegas menuju ke kantor Kominfo Bolmong yang berjarak hampir 40 kilometer dari rumahnya di Desa Nanasi.

Mafia Migas Gentar karena Ahok Jabat Komisaris Utama Pertamina, BTP: Saya Bukan Godfather

Melewati jalanan yang tidak rata di sejumlah titik karena adanya perbaikan jalan, sepeda motor kadang bergetar.

Dan itu merupakan gangguan baginya yang sedang hamil. "Namun semua kesulitan ini saya lalui dengan tabah, saya ingin mengubah hidup," kata dia.

Selama ini, ia dan suaminya pontang panting mengurus tiga anaknya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved