Berita Bolmong

Peringati Hari Guru Nasional, Kepsek Ini Terkenang Ditawan Gerilyawan, Ditolong Mantan Murid

Sem Wokas, salah satu Kepala Sekolah di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), teringat pada peristiwa mengerikan puluhan tahun silam.

Peringati Hari Guru Nasional, Kepsek Ini Terkenang Ditawan Gerilyawan, Ditolong Mantan Murid
TRIBUN SUMSEL
Peringati Hari Guru Nasional, Kepsek Ini Terkenang Ditawan Gerilyawan, Ditolong Mantan Murid 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Setiap Hari Guru Nasional 25 November, Sem Wokas, salah satu Kepala Sekolah di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), teringat pada peristiwa mengerikan puluhan tahun silam.

Kala itu ia masih mengajar sebagai guru di Timor - Timur (Kini Timor Leste).

Pasca jajak pendapat yang dimenangkan kubu pro kemerdekaan, kerusuhan terjadi.

Baku hantam terjadi antara kubu pro kemerdekaan dan pro integrasi.

Kubu pro integrasi terusir.

Di masa berdarah itu, ia berhasil lolos dari maut setelah diselamatkan mantan muridnya.

Sang mantan murid yang bermarga Gusmao, masih sanak saudara Xanana Gusmao, panglima perang kala itu yang kelak menjadi presiden Timor Leste, adalah salah satu pemimpin pasukan pro kemerdekaan.

Ia bersama sejumlah guru asal Indonesia ditawan pasukan pro kemerdekaan ketika batas waktu keluar dari indonesia sudah lewat.

"Batas waktu keluar dari sana tanggal 30, pamflet pun disebar, namun kami tak dapat pamflet itu hingga selewat tanggal 30 kami masih berada di sana," kata dia.

Dia bercerita, kala itu, Gusmao menodong mereka dengan pistol.

Halaman
1234
Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved