Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Hari Guru

Cerita Nani Pratiwi, Guru Honorer di SMP 4 Kotamobagu, Berharap Gaji Naik

Tanggungjawab tersebut yang diambil oleh Nani Pratiwi Palada SPd (29) warga Moyag.

Penulis: Alpen_Martinus | Editor: Maickel Karundeng
alpen martinus/tribun manado
Cerita Nani Pratiwi, Guru Honorer di SMP 4 Kotamobagu, Senin (25/11). 

TRIBUNMANADO.CO.ID- Menjadi seorang guru bukanlah hal yang mudah, sebab harus mendidik anak memiliki pengetahuan dan mental, serta moralitas yang baik.

Tanggungjawab tersebut yang diambil oleh Nani Pratiwi Palada SPd (29) warga Moyag.

Sudah sekitar lima tahun ia menjadi guru matematika di SMP Negeri 4 Kotamobagu, sesuai dengan bidang keilmuannya saat masih duduk di bangku kuliah Universitas Negeri Gorontalo.

Awalnya ia mengajar sebagai tenaga honorer dengan gaji Rp 450 ribu saja.

"Menurut orang itu kecil saat itu, tapi menurut saya, itu luar biasa, karena baru pertama terima gaji saat itu," katanya.

Perlahan, gajinya naik, hingga akhirnya pada September 2014, ia diangkat menjadi THL oleh Dinas Pendidikan Kotamobagu, dengan gaji Rp 1 juta, hingga sekarang.

Namun, ia senang menjadi guru, sebab itu panggilan jiwanya.

"Meski penghasilan masih tergolong rendah, tapiharua dicukupkan dan bersyukur. Tapi ada kesenangan tersendiri menjadi seorang guru," jelasnya.

Ayahnya memang pernah menjadi guru matematika.

"Dengan mengajar, kita bisa transfer ilmu pengetahuan, juga kita bisa ketahui karakter anak," jelasnya.

Selain itu, ia jadi tahu cara menangani anak yang bisa dibilang nakal.

"Kita tidak boleh marah, tapi anak itu harus didekati, dan diajak bicara, biasanya mereka cerita penyebabnya,"jelasnya.

Ia mengatakan, guru harus menjadi orang tua yang baik untuk anak saat masih berada di lingkungan sekolah.

"Dengan menjadi guru, kita bisa mengetahui rasanya jadi guru sebenarnya. Biasanya apa yang jadi keluhan anak, kami sampaikan ke orang tua, supaya mereka juga tahu," kata dia.

Pada hari guru kali ini, ia sangat berharap agar wibawa guru yang dihormati siswa, bisa kembali lagi seperti dulu. Sebab saat ini banyak siswa yang tidak menghormati guru lagi. Tapi beruntung, di sekolah tempatnya mengabdi hingga sekarang, siswanya masih dalam batas wajar dalam berprilaku.

"Kami berharap, semoga kedepan kesejahteraan guru, khusus honorer atau THL bisa lebih meningkat lagi, khususnya gaji," katanya.

Sebenarnya ia sudah tiga kali ikut tes CPNS namun, keberuntungan belum berpihak padanya.

"Saya akan berusaha lagi tahun ini,"jelasnya. (amg)

TONTON JUGA :

BERITA TERPOPULER :

 Ahok Bisa Gagal jadi Komisaris Pertamina, Suara Marman Batubara jadi Penghalang: Mundur Saja

 Mahfud MD Dukung Ahok jadi Komisaris Pertamina Namun Tolak jadi Presiden dan Menteri

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved