Breaking News
Senin, 20 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Ahok Terima SK Komut, Siap Bantu Nicke Widyawati Dongkrak Pertamina

Ahok meminta dukungan kepada masyarakat agar ia dapat mengemban tugas yang dipercayakan kepadanya secara maksimal.

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Sigit Sugiharto
Kompas.com/Kristianto Purnomo
Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akan ditunjuk untuk memegang jabatan satu di antara Badan Usaha Milik Negara (BUMN). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyatakan siap membantu Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati dan tim untuk berhasil membawa perusahaan negara ini mencapai target yang telah ditetapkan pemerintah.

"Jadi, tugas saya adalah membantu Ibu Nicke (Widyawati) dan teman-temannya agar berhasil menjadi Dirut Pertamina dalam sejarah kita, gitu loh," ungkap Ahok saat meladeni pertanyaan para wartawan di Kantor Kementerian BUMN, Senin (25/11/2019).

Tadi Ahok mengaku mendatangi kantor Erick Thohir terkait pengangkatannya sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero).

"Saya diminta datang untuk terima SK (Surat Keputusan Pengangkatan sebagai Komisaris Utama Pertamina),” ujar Ahok yang tampak ceria dan tenang.

Mafia Migas Gentar karena Ahok Jabat Komisaris Utama Pertamina, BTP: Saya Bukan Godfather

Ahok mengaku belum tahu kapan harus mulai bertugas mengawasi perusahaan minyak pelat merah itu. “Jadi, selanjutnya saya enggak tahu, kan belum ketemu,” kata Ahok.

Sebelumnya, Erick mengumumkan Ahok telah ditunjuk sebagai Komisaris Utama PT Pertamina.

Suami Puput Nastiti Devi ini didampingi Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin sebagai Wakil Komisaris Utama PT Pertamina.

Penunjukkan Ahok sebagai Komisaris Utama PT Pertamina terjadi di tengah penolakan sejumlah pihak.

Pria kelahiran 19 Juni 1966 ini ditolak karena pernah dipenjara. Alasan ini kerap dimentahkan dengan dalil bahwa Ahok bukan napi kasus korupsi dan tidak ada aturan yang melarang mantan napi dalam kasus seperti Ahok menjadi komisaris BUMN.

Ahok Datangi Kantor Erick Thohir, Ambil SK Pengangkatan Komisaris Utama Pertamina

Alasan lain penolakan adalah Ahok punya sifat kasar dan temperamental. Alasan ini juga kerap dimentahkan bahwa manusia bisa berubah seiring bertambahnya usia. 

Selain itu, ada banyak mantan karyawan dan bawahan Ahok yang justru senang punya pemimpin yang tegas, berani, konsisten, dan jujur seperti Ahok. Di sisi lain, Ahok dikenal sebagai pimpinan yang sangat memperhatikan kesejahteran anak buah.

Saat ditanya wartawan tentang banyaknya penolakan terhadap dirinya terlibat di Pertamina, Ahok mengatakan, "Ya, dia kan belum kenal saya kan saya sudah lulusan S3 dari Mako Brimob," ujarnya dengan derai tawa.

Mantan Gubernur DKI Jakarta 2014-2017 ini berharap dukungan dari masyarakat. "Karena fungsi saya kan pengawasan. Semakin banyak masyarakat yang melapor kepada kami tentu hal itu akan menolong kami untuk melakukan pengawasan yang lebih baik" tuturnya.

Sederet Tugas Ahok Hari Ini sebagai Komisaris Utama Pertamina, Si Pendobrak Mulai Bekerja

Menurut Ahok tak mungkin komisaris nanti dapat melakukan pengawasan optimal tanpa ada informasi dari masyarakat. "Ya istilahnya dulu kalau di Jakarta (ketika ia menjabat Gubernur DKI) harus ada clue (petunjuk) lah," tuturnya.

Ditanya soal peningkatan produksi dan operasional di lapangan, Ahok mengatakan bahwa hal itu adalah tugas direksi, bukan komisaris. Ia tidak mau memberikan penjelasan di luar kewenangannya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved