Senin, 13 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Lifestyle

Kenapa Berat Badan Sulit Turun dan Lebih Mudah Naik?

Perkiraan menunjukkan bahwa ada hampir dua miliar orang di seluruh dunia yang dianggap kelebihan berat badan

Editor: Finneke Wolajan
hellosehat.com
ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Makin banyak orang di dunia yang mengalami kegemukan.

Makanan olahan harus diakui telah memengaruhi kesehatan dan gaya hidup manusia secara negatif, apalagi dengan munculnya internet, ponsel dan teknologi lainnya.

Hingga saat ini, perkiraan menunjukkan bahwa ada hampir dua miliar orang di seluruh dunia yang dianggap kelebihan berat badan.

Alasan makan malam bisa bikin gemuk
Orang gemuk (freepik)

Meskipun sebagian besar populasi global terkena dampaknya, orang-orang tampaknya tetap abai pada masalah kesehatan.

Satu studi menunjukkan bahwa diet memiliki tingkat kegagalan 99 persen pada semua orang dan semua program.

Para peneliti juga menemukan, kurang dari 1 persen orang yang kelebihan berat badan dapat mencapai BMI (Body Mass index) normal dalam satu tahun.

Orang-orang merasa sulit untuk menghindari makanan olahan, yang meningkatkan risiko kenaikan berat badan mendadak atau obesitas.

"Alasan mengapa kita tidak bisa menurunkan berat badan adalah karena tubuh kita belum berevolusi untuk dapat memproses makanan modern," kata Susan Peirce Thompson, ahli saraf dan penulis "Buku Masakan Makan Resmi Bright Line.

"Para pelaku diet menguras tekad mereka di gym dan kemudian makan berlebihan setelahnya.”

Thompson menjelaskan bahwa makanan olahan telah "membajak otak kita" dan mencegah orang untuk fokus pada penurunan berat badan.

Beberapa makanan yang tidak sehat, tetapi sering dikonsumsi sampai saat ini adalah makanan manis atau produk mengandung gula.

Makanan ini meningkatkan kadar neurotransmitter dopamin dalam tubuh.

Ketika otak mendeteksi terlalu banyak dopamin, ia mengurangi reseptor-reseptor penting, yang memaksa tubuh kita untuk makan lebih banyak makanan yang mengandung tepung dan bergula untuk mendapatkan efek yang sama.

Makan makanan manis bersama dengan tepung, seperti kue, juga bisa menyebabkan kadar insulin yang lebih tinggi di dalam tubuh.

Peningkatan kadar insulin tersebut kemudian menghambat aliran hormon yang disebut leptin, yang berfungsi untuk memberitahu otak agar berhenti makan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved