Hasil Penelitian, Sup Ampuh Lawan Malaria

Selain kaya gizi dan bisa menghangatkan, sup terbukti dapat menyembuhkan sejumlah penyakit.

Hasil Penelitian, Sup Ampuh Lawan Malaria
NAKITA
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Selain kaya gizi dan bisa menghangatkan, sup terbukti dapat menyembuhkan sejumlah penyakit.

Sup, merupakan masakan rumahan yang dapat ditemui di seluruh penjuru dunia.

Biasanya sup terbuat dari kaldu daging ayam, sapi, tulang, atau sayuran.

Penelitian terdahulu mengungkap, sup dapat mengatasi demam.

Kini, riset teranyar membuktikan sup ampuh melawan malaria.

Dilansir AFP, Selasa (19/11/2019), hubungan antara sup dan obat malaria dibuktikan oleh Jake Baum, seorang peneliti dari Imperial College London.

Dalam studi yang terbit di Archives of Disease in Childhood, Selasa (19/11/2019), Baum meminta anak-anak yang sekolah di Eden Primary School, INggris untuk membawa bekal sup kaldu rumahan bikinan ibu mereka.

Baum kemudian mengambil sampel sup tersebut, untuk disaring dan diinkubasi dengan kultur Plasmodium falciparum.

Plasmodium falciparum adalah sejenis parasit yang menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menjadi penyebab diperkirakan 99,7 persen malaria di Afrika.

Lima dari 56 sampel sup yang diuji menunjukkan khasiat yang sama dengan obat malaria, yakni efektif menghentikan pertumbuhan parasit P. falciparum.

Baum menulis ada empat sup lain yang lebih dari 50 persen ampuh mencegah parasit menjadi dewasa dan bisa menginfeksi nyamuk untuk menularkan malaria.

"Kami sangat bahagia mengetahui sup efektif melawan malaria," kata Baum kepada AFP dalam email.

Namun, Baum dan tim belum tahu bahan mana dalam sup yang memiliki sifat antimalaria.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Studi Terbaru Buktikan Sup Rumahan Ampuh Lawan Malaria"

Ahok Gagal jadi Komisaris Pertamina, Suara Marman Batubara Bisa jadi Penghalang: Mundur Saja

Kuku Tangan Tumbuh Dua Kali Lebih Cepat daripada di Kaki, Kok Bisa?

Rencanakan Serangan di Aksi HUT OPM, Pimpinan KKB Papua Iris Murib Tertangkap saat cari Amunisi

Editor: Edi Sukasah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved