Rabu, 6 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

NEWS

Anggota DPR Singgung Polisi Perut Buncit di Hadapan Kapolri, di Thailand Malah Masuk 'Kamp Khusus'

Pada rapat Komisi III DPR RI dengan Kapolri serta seluruh Kapolda, anggota DPR menyoroti cara berpakaian hingga polisi perut buncit

Tayang:
Editor: David_Kusuma
(Kompas.com/Fitria Chusna Farisa)
Komisi III DPR RI saat melakukan Uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon tunggal Kapolri, Rabu (30/10/2019) 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pada rapat Komisi III DPR RI dengan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) serta seluruh Kapolda, Rabu (20/11/2019),  anggota DPR menyoroti cara berpakaian hingga polisi perut buncit.

Dikutip dari kompas.com, adalah anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDI Perjuangan ( PDI-P) Trimedya Panjaitan menyampaikan masukan ini kepada Kapolri terkait bentuk tubuh dan cara berpakaian polisi.

Trimedya mengaku lebih suka melihat seragam polisi dimasukkan agar terlihat rapi.

"Dari zaman Mas Tito Karnavian baju dikeluarin, tapi kalau saya lihat polisi lebih sreg baju dimasukin lagi, lebih rapi kelihatannya, lebih dekat dengan rakyat," kata Trimedya.

Selain itu, Trimedya meminta Idham Azis mengimbau semua anggota kepolisian tidak berperut buncit.

Shandy Aulia Kenakan Busana Satu Set Nuansa Putih Sambil Pamer Perut Buncit, Malah Jadi Sorotan!

Menurut dia, hal itu perlu diimbau oleh Kapolri, selain surat edaran untuk tidak hidup hedonis.

"Lihat kapolda, kapolres yang perutnya buncit itu suruh kurusin, jangan cuma soal kemewahan," ujar dia.

Sebelumnya, Mabes Polri menerbitkan Surat Telegram Nomor : ST/30/XI/HUM.3.4./2019/DIVPROPAM tertanggal 15 November 2019 yang berisi peraturan disiplin anggota Polri, kode etik profesi Polri, dan kepemilikan barang mewah oleh pegawai negeri di Polri.

Surat telegram itu ditandatangani oleh Kadiv Propam Polri Irjen Listyo Sigit Prabowo.

Mabes Polri Imbau Polisi tak Hidup Mewah dan Hedonis, Pantau Aktivitas Medsos

"Ya benar," kata Irjen Listyo Sigit saat dikonfirmasi, Minggu (17/11/2019), dikutip dari Antara.

Surat telegram itu menyebutkan bahwa Polri meminta jajarannya untuk bersikap sederhana sejalan dengan cita-cita mewujudkan tata pemerintahan yang baik dan bersih.

Polri juga meminta para pegawai negeri di lingkungan Polri untuk bersikap antikorupsi dan menerapkan pola hidup sederhana untuk mewujudkan pegawai negeri yang profesional dan bersih.

Rocky Gerung Jawab Alasan Tak Muncul di ILC hingga Jadi Menteri dari Prabowo Subianto

Kamp ‘Penghancur Perut”

Berbicara mengenai polisi perut buncit, tak hanya dialami di Indonesia, tapi juga di negara Thailand.

Tapi mereka punya jitu untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved