Berita Kotamobagu

Wali Kota Sampai Lembur Susun Anggaran, Sebut Banyak Regulasi yang Memagari APBD

Pemerintah Kota Kotamobagu harus berpikir keras untuk menyusun anggaran tahun 2020.

Wali Kota Sampai Lembur Susun Anggaran, Sebut Banyak Regulasi yang Memagari APBD
TRIBUN MANADO/ALPEN MARTINUS
Tatong Bara 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemerintah Kota Kotamobagu harus berpikir keras untuk menyusun anggaran tahun 2020.

Bahkan Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara sempat mengatakan, bahwa ia bersama Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan serta seluruh SKPD harus lembur beberapa hari, hanya untuk menyesuaikan anggaran yang ada.

"Karena kita harus atur anggaran, ini agak sulit," jelasnya, Minggu (17/11/2019).

Sebab beberapa program yang anggarannya harus ditanggung oleh APBD Kotamobagu.

Di antaranya adalah dana kelurahan yang mencapai Rp 23 miliar tahun 2020, sementara dari pemerintah pusat hanya akan menanggung Rp 6,6 miliar.

"Lebihnya kami harus ambil dari mana?" kata dia.

Selain itu, APBD masih harus memberikan sepuluh persennya ke desa melalui alokasi dana desa.

Belum lagi aturan yang mengharuskan pembagian anggaran 25 untuk infrastruktur,
20 persen untuk pendidikan, dan 10 persen untuk kesehatan.

Belum lagi perubahan regulasi dari dari struktural ke fungsional.

"Tidak mudah mengatur anggaran yang begitu banyak regulasi yang memayunginya, kita lembur untuk menyesuaikan regulasi," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved