News
Posko BPBD Mulai Diberlakukan Kambali Antisipasi Bencana Alam
Posko Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara (Mitra) mulai diberlakukan kembali.
Penulis: Giolano Setiay | Editor: Maickel Karundeng
TRIBUNMANADO.CO.ID - Posko Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara (Mitra) mulai diberlakukan kembali.
Hal ini, dikatakan langsung oleh Kepala Badan (Kaban) BPBD Mitra Welly Mononimbar saat dikonfirmasi Senin (18/11) di ruang kerjanya.
Ia mengatakan, posko yang disediakan guna mengantisipasi pasca terjadinya Gempa baru-baru ini.
"Memang posko ini diperuntukan untuk mengantisipasi segala bentuk bancana bila terjadi di wilayah Minahasa Tenggara," ujar Mononimbar.
Diketahui, posko tersebut dipusatkan di Kantor BPBD area perkantoran Block B Pemkab Mitra.
"Perlu diketahui, adanya posko ini. Tak hanya mengantisipasi Gempa susulan yang seperti diinformasikan bakal berpotensi terjadinya tsunami. Akan tetapi fungsi posko ini, akan terus mengawal seperti terjadinya ereksi gunung Soputan dan bencana longsor. Mengingat ini sudah masuk musim penghujan," terangnya.
Lokasi perkantoran Block B dinilai sangat strategis untuk dijadikan pusat posko bencana alam. "Lokasi ini, bila dilihat berada ditengah-tengah kota. Kalau terjadi gempa dan berpotensi tsunami, tinggal meluncur ke wilayah pesisir. Begitu juga bila terjadi longsor didaerah rawan dan bencana lainnya," tukasnya lagi.
Untuk itu, sebisa mungkin pemerintah sangat berharap meskipun ada posko bencana seperti ini, antisipasi warga dengan adanya bencana harus tetap ditingkatkan.
"Saya menghimbau kepada masyarakat, khususnya wilayah pesisir yang saat ini sementara cemas dengan gempa susulan yang dikabarkan bisa memicu tsunami. Diharapkan bila situasi sudah sangat genting, terlebih dahulu segera mengungsikan diri sesuai dengan jalur evakuasi yang ada di beberapa titik wilayah pesisir," tandas Welly.
Ia juga menambahakan, tim rescue yang dibentuk. Selalu siap bila terjadi bencana apa pun.
"Kan gempa barusan, ada sekitar 20 KK di wilayah Tumbak Kecamatan Pusomaen yang mengungsikan diri. Dan setelah situasi sudah terbilang aman kembali, keluarga yang mengungsi seperti tak mau lagi kembali ke rumah mereka. Untung saja dengan adanya tim rescue yang dibentuk. Bisa seklaian memberikan arahan dan memberikan rasa aman kepada para pengungsi waktu itu, untuk membujuk mereka kembali ke rumah masing-masing," jelas Mononimbar.
Lepas dari itu, pihaknya turut berdukacita atas kematian warga Tombatu yang kena serangan jantung saat gempa terjadi.
"Memang sangat disayangkan. Untuk itu, sebisa mungkin bila terjadi bencana kita harus siap, dan melihat peluang senyaman mungkin untuk mengamankan diri dan tetap terkontrol untuk menghilangkan kepanikan," tutup Kaban BPBD. (Ano)
BERITA TERPOPULER :
• Ungkapan Haru Nicholas Sean ke Ibunya, Puji Veronica Tan Sambil Minta Maaf: Mama Selalu di Hati Saya
• Mahasiswi Cantik Ditembak Kakak Ipar, Pelaku Tak Tahu, Sempat Berduel di Depan Pintu
TONTON JUGA :
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/posko-bpbd-mulai-diberlakukan-kambali-antisipasi-bencana-alam.jpg)