News
Loloda Mokoagow Ditetapkan Sebagai Nama Bandara di Bolmong
Budayawan Bolmong Chairun Mokoginta juga minta di foto saat menandatangani berita acara penamaan bandara Loloda Mokoagow. "Ini sejarah," kata dia.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Maickel Karundeng
TRIBUNMANADO.CO.ID - Dengan mengucapkan bismilah, seorang tokoh pemerintahan Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara menandatangani berita acara penetapan Loloda Mokoagow sebagai nama bandara di Lolak, Bolmong, Senin (18/11/2019) di ruang Asisten II Pemkab Bolmong.
Ia nampak begitu antusias. Pria yang memakai kopiah tersebut mendadak narsis.
Ia minta wartawan mengabadikan momen itu dengan ponsel miliknya. "Ini momen bersejarah, tak bisa dilewatkan begitu saja," kata dia.
Budayawan Bolmong Chairun Mokoginta juga minta di foto saat menandatangani berita acara tersebut.
"Ini sejarah," kata dia.
Penetapan Loloda Mokoagow sebagai nama Bandara Lolak, Senin itu, berlangsung dalam suasana penuh semangat.
Hadir Asisten I Pemkab Bolmong Derek Panambunan, Kapolsek Lolak AKP Faudji, Danramil, Tokoh Masyarakat, Budayawan Chairun Mokoginta serta
Kadis Perhubungan Bolmong Zulfadli Binol.
Sebelum penandatanganan, dibeber mengapa Loloda Mokoagow dipilih sebagai nama bandara Lolak.
Budayawan Bolmong Chairun Mokoginta mengatakan, Loloda Mokoagow adalah raja Bolmong yang pintar, pemberani dan punya semangat tinggi.
"Wilayah kekuasaannya dahulu sangat luas," kata dia.
Sebut dia, Loloda juga tokoh yang diterima semua unsur di Bolmong.
Sosok Bupati Bolmong Yasti Supredjo Mokoagow, sebut dia, pas jadi ahli waris sebagaimana persyaratan.
"Ibu bermarga Mokoagow dan merupakan kepala daerah," katanya.
Asisten I Pemkab Bolmong Derek Panambunan mengatakan, kiprah Loloda Mokoagow terkenal hingga ke luar daerah.
Ia misalnya pernah berhubungan dengan Hasanudin di Makassar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/loloda-mokoagow-ditetapkan-sebagai-nama-bandara-di-bolmong.jpg)