Jumat, 29 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Garuda Ingin Menang di Kandang Macan: Simon McMenemy Cuma Mendampingi

Timnas sepak bola Indonesia mengincar kemenangan saat bertemu Malaysia dalam lanjutan Pra Piala Dunia 2022 babak penyisihan Grup G

Tayang:
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
Dok. Flona Hakim via Kompas.com
M. Rafli disebut sebagai penyerang satu-satunya timnas U-22 Indonesia di SEA Games. 

Cheng Hoe meminta anak asuhnya harus tetap fokus dan mewaspadai Indonesia kendati tim polesan Simon McMenemy itu belum meraih satu pun kemenangan.

“Kami punya waktu untuk membuat strategi jelang pertandingan. Saya ingin para pemain saya tetap fokus. Indonesia akan bertekad untuk mengumpulkan poin pertama mereka dan kami harus berhati-hati," kata Cheng Hoe.

"Cedera Syahmi tidak terlihat serius dan saya berharap dia akan siap pada waktunya untuk pertandingan Indonesia dan pada saat yang sama kami juga memiliki opsi lain dalam skuat," sambungnya.

Syahmi merasa cedera yang dialaminya tidak terlalu serius. Ia pun yakin bisa fit tepat waktu.

“Jika saya memilih untuk bermain, saya akan memberikan semua yang saya miliki untuk tim," kata pemain berusia 21 tahun itu.

Simon McMenemy Cuma Mendampingi

Saat menghadapi Malaysia di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (19/11) malam, timnas Indonesia tidak akan didampingi Simon McMenemy dari pinggir lapangan.

Andritany Ardhiyasa dan kawan-kawan akan dipandu asisten pelatih, Yeyen Tumena dan dua asisten lainnya, Joko Susilo serta Alan Haviludin. Yeyen dari awal memang telah memimpin rombongan skuat Garuda yang bertolak ke Malaysia, 12 November lalu.

McMenemy baru menyusul sehari kemudian. Menurut Wakil Ketua Umum PSSI, Cucu Soemantri, Yeyen yang mengikuti konferensi pers sebelum dan sesudah pertandingan. Direktur Teknik Bhayangkara FC itu nantinya akan memberikan arahan kepada timnya dari pinggir lapangan.

Kasus Pelecehan Seksual di Bawah Umur Meningkat Dua Kali Lipat Selama 2019

"Jadi Yeyen akan mengikuti konferensi pers sebelum dan sesudah pertandingan timnas Indonesia kontra Malaysia," ujar Cucu dikutip dari laman PSSI (www.pssi.org).

Manajer timnas Indonesia, Sumardji menerangkan McMenemy tiba di Kuala Lumpur sehari setelah rombongan Garuda. Keberadaannya di Negeri Jiran bukan untuk melatih tetapi cuma supervisi.

Dipahami

Sementara Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan bisa memahami suasana hati McMenemy yang enggan mendampingi Indonesia di Malaysia lantaran kontraknya diputus.

"McMenemy sudah tidak mau. Kami pun tidak masalah. McMenemy merasa sudah tidak enak menangani timnas Indonesia. Kami juga tidak memaksa McMenemy. Mudah-mudahan dengan Yeyen, siapa tahu bisa menang melawan Malaysia. Kami berdoa," ujar Iwan Bule, panggilan Iriawan, kepada wartawan.

Iwan Bule menjelaskan, McMenemy—pelatih asal Skotlandia--telah berbicara dengannya perihal keengganan melatih Indonesia karena telah dipecat PSSI.

Halaman 2/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved