Senin, 11 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kabar Rizieq

Guntur Romli: Habib Rizieq Tinggal di Mekah, Ngapain Pulang?

Guntur Romli memberi tanggapannya soal isu pencekalan: Habib Rizieq itu tinggal di kota yang paling utama di dunia

Tayang:
Editor: Aldi Ponge
Channel Youtube Talk Show tvOne
Politisi PSI, Guntur Romli turut mengomentari rumor pencekalan Pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq, namun ia sempat didebat Ketua Umum HRS Center, Abdul Chair. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Politisi PSI, Guntur Romli memberi tanggapannya soal isu pencekalan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

Guntur Romli menyatakan alasan kepulangan Rizieq yang sudah dua tahun menetap di Arab Saudi.

"Habib Rizieq itu tinggal di kota yang paling utama di dunia ini, yaitu Mekah. Ngapain pulang? Ibadah di sana, salat di sana, harusnya bersyukur," ucap Romli dalam program Dua Sisi di TvOne

Mulanya ia ditanya oleh pembawa acara tentang pendapat bahwa pemerintah Arab Saudi risau dengan keamanan di Indonesia.

Romli meyakini kalau otoritas Arab Saudi tidak mungkin bisa diintervensi oleh negara lain.

"Saya tidak yakin kalau Kerajaan Arab Saudi dapat ditekan untuk melakukan hal yang dianggap melanggar hak asasi manusia," jawab Romli.

Menurutnya urusan mengenai kasus semacam pencekalan menjadi wewenang konsulat jenderal, bukan urusan presiden.

"Kalau kasus Habib Rizieq itu diurus oleh presiden, oleh Menlu, oleh Menhan, oleh Menko Polhukam, itu urusan konsuler yang ada di Komjen, ada di Kedutaan Besar," ujar Romli.

Politisi PSI itu menilai, warga negara yang tersandung masalah keimigrasian sudah menjadi urusan dari kedutaan besar.

"Itu urusan kecil sebenarnya, tinggal diurus, apakah mau, datang untuk mengurusi, menanyakan apa yang menjadi sebab utamanya," ujar Guntur Romli.

Pemerintah Indonesia disebut Romli tidak mungkin untuk melakukan pencegahan terhadap warga negaranya untuk kembali ke Indonesia.

Romli juga mengatakan harusnya Rizieq Shihab bersyukur dengan pencekalan tersebut.

"Harusnya Habib Rizieq bersyukur, kalau ditegakkan hukum Saudi ke dia, itu bisa masuk penjara, bisa kena denda yang mahal sekali," ucap Romli.

Di kesempatan sebelumnya, Ketua Umum HRS Center Abdul Chair menyatakan pihaknya mempertanyakan upaya yang dilakukan pemerintah terhadap kasus Rizieq Shihab.

Dalam tayangan Dua Sisi di TvOne, Kamis (14/11/2019), ia ditanya mengenai prasangka baik mengenai tindakan Pemerintah Indonesia dalam menyelesaikan masalah ini.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved