Breaking News
Kamis, 30 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

News

Terungkap, Pemilik Warung Sempat Mengetahui Perselisihan Anak Bupati Majalengka dengan Kontraktor

Menurut sang pemilik warung, Asep Herdiana (26) sekitar pukul 21.30 WIB ada beberapa orang yang sengaja berkumpul di warungnya itu.

Tayang:
(Tribun Jabar/Mega Nugraha)
Panji Pamungkasandi, kontraktor yang ditembak anak Bupati Majalengka, Irfan Nur Alam, saat ditemui di kawasan Sarijadi, Bandung, Selasa (12/11/219). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ada sebuah warung yang hanya berjarak 50 meter dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) kasus penembakan.

Disitu terjadi Perselisihan antara seorang kontraktor dengan anak Bupati Majalengka sempat diketahui oleh pemilik warung.

Menurut sang pemilik warung, Asep Herdiana (26) sekitar pukul 21.30 WIB ada beberapa orang yang sengaja berkumpul di warungnya itu.

"Kayaknya sih mereka yang terlibat ribut-ribut itu, soalnya banyak yang kumpul di sini (warung) tapi saya tidak berpikir mereka bakal ribut," ujar Asep saat ditemui, Selasa (12/11/2019) malam.

Lanjut Asep, semakin malam, ia melihat kelompok orang semakin ramai yang berada tersebar di sekitar Ruko Taman Hana Sakura.

Singapura Tujuan Ekspor Terbesar Sulut di Bulan September 2019

Pajak Tingkatkan Pembangunan Daerah, Pemkot Manado Gelar Sosialisasi

Namun, ia tak mempedulikannya sebab tak berpikir akan terjadi aksi penembakan.

"Saya biasa tutup warung jam 24.00 WIB, nah saat kejadian pas beberapa saat saya tutup warung," ucap dia.

Ia mengaku, sesaat setelah menutup warungnya, awalnya hanya terdengar teriakan-teriakan di sekitar TKP.

Namun, karena ia takut akan terjadi sesuatu pada dirinya, Asep enggan melihat langsung asal keributan tersebut.

"Saya tidak berani keluar warung, suara ribut-ribut sangat jelas, apalagi sudah malam pasti kan suasana sudah sunyi," kata Asep.

Panji Pamungksandi, kontraktor yang ditembak anak Bupati Majalengka, Irfan Nur Alam, saat ditemui di kawasan Sarijadi, Bandung, Selasa (12/11/219).
Panji Pamungkasandi, kontraktor yang ditembak anak Bupati Majalengka, Irfan Nur Alam, saat ditemui di kawasan Sarijadi, Bandung, Selasa (12/11/219). (Tribun Jabar/Mega Nugraha)

Sesaat pascasuara keributan, ia pun mendengar seperti suara tembakan senjata api yang berjumlah 2 kali tembakan.

Jaraknya, jelas dia, tak jauh antar tembakan pertama dan tembakan kedua.

"Tidak lama, tembakan pertama dan kedua sangat jelas. Saya saat itu semakin takut karena suasana yang terdengar semakin mencekam," ujarnya.

Selang sekitar 1 jam, Asep menambahkan, suara keributan tersebut tak lagi terdengar.

Keberanian ingin melihat pun muncul dan ia melihat dari lantai 2 rumahnya yang berjarak hanya 50 meter.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved