Imam Nahrawi Tersangka Suap Rp 14.7 M Gagal Bebas dari Rutan Guntur

Mantan Menpora Imam Nahrawi gagal bebas dari Rutan Guntur, setelah hakim PN Jakarta menolak gugatan praperadilan yang diajukannya.

Imam Nahrawi Tersangka Suap Rp 14.7 M Gagal Bebas dari Rutan Guntur
KompasTV
Mantan Menpora Imam Nahrawi 

"Secara de facto, pimpinan KPK yang mengundurkan diri tersebut masih melakukan tugasnya," kata Elfian.

Imam Nahrawi Tutupi Borgol dengan Map

Lebih jauh, hakim Elfian menilai Undang-undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 30 tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU KPK) baru berlaku pada 17 Oktober 2019.

Dengan demikian, segala tindakan yang dilakukan KPK yang berdasarkan UU Nomor 30 Tahun 2002 atau sebelum 17 Oktober 2019 adalah tetap sah.

Oleh karena itu, alasan yuridis dan keberatan dalam permohonan praperadilan yang diajukan Imam dinyatakan ditolak.

Atas sejumlah pertimbangan tersebut, hakim Elfian memutus menolak gugatan praperadilan yang diajukan Imam Nahrawi untuk seluruhnya.

Anggota tim kuasa hukum Imam, Saleh mengaku kecewa atas putusan praperadilan ini.

Sebab, bukti yang diajukan oleh pihak KPK, yakni bukti T43, menjadi pertimbangan hakim dalam putusan.

Padahal, dia menilai bukti berupa kwitansi itu adalah janggal.

Sebab, bukti itu hanya ditandatangani Bendahara KONI Johny E Awuy, sementara bagian nama Sekjen KONI Ending Fuad Amin itu belum tandatangani.

"Artinya, bukti itu masih belum sempurna," kata Saleh usai persidangan.

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Sigit Sugiharto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved