Ternyata Bukan Anies, Surya Paloh Maju di Pilpres 2024, 4 Syarat NasDem di Pilkada 2020

Ternyata yang mendapat aspirasi kader NasDem untuk maju di Pilpres 2024 adalah sang Ketua Umum NasDem, Surya Paloh, bukan Gubernur DKI

Ternyata Bukan Anies, Surya Paloh Maju di Pilpres 2024, 4 Syarat NasDem di Pilkada 2020
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan sambutan saat menghadiri Kongres II dan Hut ke-8 Partai Nasdem di Jakarta, Jumat (8/11/2019). Kongres II Partai Nasdem tersebut mengambil tema 'Restorasi Untuk Indonesia Maju'. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA -  Ternyata yang mendapat aspirasi kader NasDem untuk maju di Pilpres 2024 adalah sang Ketua Umum NasDem, Surya Paloh, bukan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh (keempat kiri) bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kedua kiri) saat menghadiri Kongres II dan Hut ke-8 Partai Nasdem di Jakarta, Jumat (8/11/2019). Kongres II Partai Nasdem tersebut mengambil tema 'Restorasi Untuk Indonesia Maju'. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh (keempat kiri) bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kedua kiri) saat menghadiri Kongres II dan Hut ke-8 Partai Nasdem di Jakarta, Jumat (8/11/2019). Kongres II Partai Nasdem tersebut mengambil tema 'Restorasi Untuk Indonesia Maju'. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Pasalnya, ada hadangan yang harus dilalui Anies Baswedan yakni, dia harus menjadi kader NasDem untuk maju di PIlgub 2022.

Partai NasDem menyebutkan ada empat syarat bagi para calon kepala daerah yang ingin mendapatkan dukungan politik dari Partai Nasdem yang akan maju di Pilkada 2020.

Ketua DPP Partai NasDem Irma Suryani Chaniago, mengatakan syarat pertama calon kepala daerah harus memiliki popularitas tinggi.

"Kita ada syarat untuk bisa kita dukung, yang pertama elektabilitas kemudian kapasitas, kapabilitas dan akuntabilitas. Itu saja yang lain tidak ada," ujar Irma saat ditemui di JI Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (8/11/2019).

Jokowi buat Partai Baru, Anak Rebut Wali Kota Solo, Puan Disiapkan Ganti Jokowi, Lawan Surya Paloh

Terkait Informasi Kaburnya Buronan Amerika Kasus Skimming Rp 7 Triliun, Ini Penjelasan Imigrasi Bali

Persib Bandung Katrol Posisi Persija Jakarta Jauhi Zona Degradasi

Irman menjelaskan di partai NasDem ada pandangan umum (PU) soal calon kepala daerah yang akan didukung, yang terutama menyangkut tinggi rendahnya elektabilitas seorang calon.

"Karena rata-rata kami itu punya PU bahwa yang kita dukung itu punya elektabilitas yang paling tinggi, maka kemudian kita sudah bisa lihat beberapa titik-titik yang akan kita menangkan," katanya.

Kemudian dia mencontohkan, dukungan NasDem pada Ridwan Kamil pada Pilkada 2018 diberikan karena Ridwan memiliki elektabilitas yang tinggi.

Selain itu, dukungan kepada calon yang memiliki elektabilitas tinggi akan tetap diberikan meskipun orang tersebut tidak dari NasDem.

"Ridwan Kamil pun kita melihat elektabilitas, jadi kalau pun nanti ada calon-calon yang memang mempunyai elektabilitas yang tinggi, keterpilihan yang tinggi, tentu akan kita dukung walaupun mungkin misalnya itu bukan kader kita karena kita memang belum punya banyak kader.

Editor: Choirul Arifin

Editor: Aswin_Lumintang
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved