Risiko Setelah Operasi Sesar Yang Bisa Buat Mandul

Laporan situs WHO mengungkap di negara berpenghasilan rendah dan menengah, 11% pasien yang menjalani operasi terinfeksi.

Risiko Setelah Operasi Sesar Yang Bisa Buat Mandul
NAKITA
Ilustrasi 

TRIBUNMANADOC.O.ID - Menjadikan operasi sesar sebagai pilihan terakhir untuk persalinan merupakan keputusan terbaik bagi ibu hamil.

Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), sebuah tindakan operasi bedah seperti persalinan sesar rentan mengalami infeksi bakteri pada luka sayatan, dan berkontribusi pada penyebaran resistensi antibiotik.

Laporan situs WHO mengungkap di negara berpenghasilan rendah dan menengah, 11% pasien yang menjalani operasi terinfeksi.

Wanita yang mengalami infeksi luka bekas operasi sesar, tentu membahayakan kesehatan, juga kehidupannya, dan kemampuan untuk merawat bayi mereka.

Sebab operasi ini memang memiliki risiko infeksi yang tinggi dari yang selama ini dikira salah satunya adalah infeksi selaput rahim atau endometritis.

Dilansir dari Mayo Clinic, endometritis merupakan peradangan yang terjadi pada lipatan rahim tempat sayatan operasi sesar dibuat.

Terkait mengapa ibu yang operasi sesar berisiko terkena endometritis, hal ini biasanya disebabkan oleh fasilitas kesehatan yang tidak steril baik itu alat ataupun tenaga medisnya, juga sistem kekebalan tubuh sang ibu yang lemah juga ikut memengaruhi.

Infeksi ini memang tidak akan langsung terasa setelah operasi sesar dilakukan.

Namun endometritis, akan ditandai dengan munculnya gejala berupa :

- Merasa tidak enak badan.

Halaman
12
Editor: Rine Araro
Sumber: Nakita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved