Selasa, 9 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita PSSI

Ratu Tisha Destria Dinilai Punya Kinerja Positif, Jadi Sekjen PSSI di Periode Baru?

Ratu Tisha Destria dinilai punya kinerja positif untuk PSSI. Ia dinilai punya dedikasi dan profesionalismenya selama menjabat sebagai Seksejen PSSI

Tayang:
Editor: Rizali Posumah
YAN DAULAKA/BOLASPORT.COM
Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ratu Tisha Destria dinilai punya kinerja positif untuk PSSI.

Ia dinilai punya dedikasi dan profesionalismenya selama menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PSSI.

Untuk itu Ratu Tisha Destria dinilai layak dipertahankan untuk kepengurusan PSSI periode 2019-2023.

Pelatih Timnas U-19 Indonesia, Fakhri Husaini menilai, tidak mudah bagi seorang perempuan untuk bekerja di posisi Sekjen dan lingkungan PSSI.

Namun, faktanya secara profesional amanah itu bisa dikerjakan dengan baik meski masih ada beberapa area yang perlu ditingkatkan.

Ditambahkan, saat organisasi PSSI mengalami periode sulit, dengan tidak adanya ketua, roda organisasi dan program tetap berjalan.

“Kita sekarang punya kompetisi usia muda berjenjang Piala Soeratin, Elite Pro Academy U16, U18, dan U20. PSSI bahkan membuat sejarah dengan diputarnya Liga 1 Putri."

Pernyataan Menpora Soal Pemindahan Lokasi MotoGP Indonesia Tuai Kecaman

"Program pengembangan pelatih juga berjalan dengan semakin banyak pelatih lisensi C, B,A dan Pro AFC."

"Jika program ini terus dijalankan, kita boleh optimistis dengan masa depan sepak bola Indonesia,” jelas Fakhri.

Hal yang sama diungkapkan pengamat sepak bola Weshley Hutagalung ketika diminta penilaian sosok Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria dan masa depan PSSI pasca Kongres Luar Biasa PSSI 2019.

Seperti diketahui KLB PSSI 2019 sudah menghasilkan Ketua, wakil ketua dan anggota komite eksekutif untuk periode 2019-2023."

"Namun, untuk posisi Sekretaris Jenderal, belum diumumkan apakah akan kembali dipercayakan kepada Ratu Tisha atau sosok lain.

“Tidak mudah bagi wanita menduduki jabatan yang selama ini identik dengan pria dan penuh intrik-intrik politik dan kepentingan dari para stakeholders sepak bola di negeri ini."

"Namun, Ratu Tisha bisa hadir dan diterima dengan kemampuannya berkomunikasi serta pemahaman akan football knowledge yang harus diakui memiliki visi jangka panjang,” tutup Weshley.

Ditambahkan, visi jangka panjang butuh dukungan dan kawalan agar berjalan secara komprehensif di berbagai level.

Sumber: BolaSport.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved