Puluhan Kerabat dan Keluarga Padati Ruangan Jenazah RS Gunung Maria
Kerabat dan keluarga tak bisa menahan tangis ketika jenazah Amora Pojoh tiba di Rumah Sakit Gunung Maria Tomohon untuk dilakukan autopsi.
Penulis: | Editor: Maickel Karundeng
TRIBUNMANADO.CO.ID - Suasana haru dirasakan para tetangga serta kerabat korban kebakaran di Tomohon, Sulawesi Utara.
Kerabat dan keluarga tak bisa menahan tangis ketika jenazah Amora Pojoh tiba di Rumah Sakit Gunung Maria Tomohon untuk dilakukan autopsi, Senin (4/10/2019).
Jenazah Amora datang dengan menggunakan mobil ambulans didampingi oleh ayahnya bernama Christian Pojoh.
Terlihat keluarga korban saling berpelukan sambil menangis menyaksikan tubuh anak berusia 2 tahun itu dibawa masuk ke ruang jenazah.
Pantauan Tribun, pada pukul 14.00 Wita. Puluhan warga berkumpul dan menunggu hasil autopsi oleh petugas rumah sakit di Ruangan Jenasah Rumah Sakit Gunung Maria.
Sementara ibu dari anak tersebut hanya berada di kediamannya, tak mampu melihat anaknya yang sudah tak bernyawa lagi.
Frangky Lodewick tetangga Christian Pojoh mengatakan pencarian korban telah kita lakukan bersama petugas kepolisian, damkar dan warga untuk menyusuri ruangan rumah tersebut.
"Saat masuk di kamar tengah, terlihat korban berada di pojok kanan, dalam kondisi penuh luka bakar di sekujur tubuh," katanya.
Sementara ayah korban belum bisa memberikan banyak keterangan karena masih dalam kondisi syok.
Diketahui untuk pemakaman korban Amora masih menunggu perbincangan oleh pihak keluarga.
Hingga berita ini diturunkan keluarga masih saling berkomunikasi.
• UPDATE Kebakaran Rumah di Tomohon, Nyawa Bayi Amora Tak Bisa Diselamatan
• Ahok dan Antasari Azhar Jadi Dewan Pengawas KPK, Ditunjuk Presiden Jokowi, Didorong Publik
Subscribe YouTube Channel Tribun Manado:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/puluhan-kerabat-dan-keluarga-padati-ruangan-jenazah-rs-gunung-maria.jpg)