Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

NEWS

PENGAKUAN Wanita 22 Tahun Inisial WI, Sehari Layani Dua Pria, Pelanggannya Pejabat dan Politikus

Pengakuan Wanita 22 Tahun Inisial WI, Sehari Layani Dua Pria, Pelanggannya Pejabat dan Politikus. Dia mengatakan dalam sehari dia melayani dua pria.

(KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHA)
Ilustrasi- Pengakuan Wanita 22 Tahun Inisial WI, Sehari Layani Dua Pria, Pelanggannya Pejabat dan Politikus 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Seorang wanita berusia 22 tahun membuat pengakuan mengejutkan. Dia mengatakan dalam sehari dia melayani dua pria. Pelanggannya ada dari pejabat, politikus serta pengusaha. 

Wanita 22 tahun tersebut berinisial WI dia diamankan polisi karena bisnis prostitusi online.

Wi tidak sendirian. Dia diamankan bersama beberapa rekannya;.

WI yang berusia paling tua, yakni berumur 22 tahun. Dia mengajak empat rekannya, yakni Ay (17), warga Cihideung dan; Fi (18), warga Garut; Fe (16), warga Cihideung dan; Ri (17), warga Indihiang, untuk terlibat dalam bisnis prostitusi.

Rata-rata mereka masih berusia pelajar.

Mereka semua diamankan Satuan Sabhara Polres Tasikmalaya.

"Dalam sehari paling melayani dua pria, itu pun kalau weekend. Karena kalau hari biasa paling hanya satu pelanggan. Pelanggan para pejabat dan politikus serta pengusaha di Tasikmalaya," ungkap Wi, Kamis (31/10/2019).

Wi mengaku praktik bersama rekan-rekannya baru berjalan selama dua bulan terakhir.

Namun, dirinya mengaku meski baru dua bulan, pelanggannya sudah banyak dan kerap bertransaksi hampir setiap hari.

Ia bersama rekan-rekannya ditawarkan oleh tiga orang laki-laki yang kini sudah ditangkap dengan cara ditawarkan melalui salah satu aplikasi media sosial.

"Untuk sekali kencan tarif kami mulai 500 sampai 700.000. Sementara kalau melayani seharian Rp 2,7 juta, itu sudah sama kamar hotel," ungkapnya.

Satuan Sabhara Polres Tasikmalaya Kota, berhasil membongkar bisnis praktik prostitusi melalui media sosial yang melibatkan gadis berusia remaja di Kota Tasikmalaya, Rabu (30/10/2019) kemarin.

Lima perempuan berusia belia diamankan bersama tiga orang lelaki sebagai mucikarinya saat hendak bertransaksi dengan pelanggannya di salah satu hotel.

Kelima perempuan tersebut dijajakan oleh mucikari via chat di media sosial kepada konsumennya.

Mereka berinisial Wi (22), warga Karangnunggal; Ay (17), warga Cihideung; Fi (18), warga Garut; Fe (16), warga Cihideung dan; Ri (17), warga Indihiang.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved