Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Djarot Pastikan Anggaran Lem Aibon Rp 82,8 Miliar Disengaja, Anies Salahkan Sistem Digital

Keberanian personel F-PSI membuka 'aib' APBD DKI Jakarta terus menjadi perbincangan hangat di publik yang semakin memojokkan Gubernur DKI

Editor: Aswin_Lumintang
Fransiskus Adhiyuda/Tribunnews.com
Politikus PDIP Djarot Saiful Hidayat 

Biasanya, Pemrov DKI mengunggah seluruh usulan anggaran dalam sistem elektronik APBD yang dapat diakses publik dalam link website http://apbd.jakarta.go.id.

"Ya sebenarnya itu yang saya panggil minggu lalu. Saya tidak umumkan karena memang itu review internal. Ini ada problem sistem, yaitu sistem digital tetapi tidak smart,” ujar Anies saat ditemui di Balai Kota, Rabu (30/10/2019).

Ia mengatakan, jika sistem penginputan itu seharusnya bisa dilakukan dengan smart system.

Dengan  sistem itu, akan terlacak anggaran-anggaran yang penginputannya salah.

"Ini sistem digital tetapi masih mengandalkan manual (pengecekannya)," ucap Anies.

Menurut Anies, smart system yang digunakan dalam proses penganggaran harusnya memiliki berbagai algoritma tertentu yang bisa mendeteksi anggaran yang janggal.

Namun, karena pengecekan terhadap item-item anggaran masih dilakukan manual, tingkat lolosnya anggaran yang janggal pun terbilang tinggi. (Kompas.com/Fitria Chusna Farisa)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Soal Anggaran Lem Aibon Rp 82,8 Miliar, Djarot: Kalau Tidak Disengaja, Itu Bodoh Banget, https://www.tribunnews.com/nasional/2019/11/01/soal-anggaran-lem-aibon-rp-828-miliar-djarot-kalau-tidak-disengaja-itu-bodoh-banget?page=all.

Editor: Ifa Nabila

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved