Senin, 13 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Liga Italia

Kericuhan Saat Lawan PSS Sleman, Persebaya Surabaya Terancam Sanksi

Menjadi tuan rumah dalam pertandingan lawan PSS Sleman, Persebaya Surabaya kalah dengan skor 2-3, di Stadion Gelora Bung Tomo, Kota Surabaya

Editor: Rizali Posumah
HABIBUR ROHMAN/SURYA.CO.ID
Oknum suporter Persebaya Surabaya masuki lapangan dan merusak sejumlah fasilitas stadion. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Menjadi tuan rumah dalam pertandingan lawan PSS Sleman, Persebaya Surabaya kalah dengan skor 2-3, di Stadion Gelora Bung Tomo, Kota Surabaya, Selasa (29/10/2019).

Suporter Surabaya, Bonek pun kecewa dengan hasil tersebut. 

Namun ada aksi tak terpuji dari oknum suporter yang turun ke lapangan dan merusak beberapa fasilitas yang ada di lapangan.

Walhasil, papan iklan, bench pemain dan lain sebagainya jadi rusak akibat ulak oknum suporter tersebut.

Melihat hal tersebut, pihak keamanan dalam hal ini kepolisian langsung bertindak dengan mengevakuasi para pemain dan tim pelatih Persebaya menggunakan kendaraan taktis (rantis).

Manajemen Persebaya diwakili oleh media officer tim, Nanang Priyatno, mengaku sadar akan ada sanksi berat yang menanti tim berjulukan Bajul Ijo tersebut.

Hanya saja, dirinya berharap Persebaya tak mendapatkan laga usiran dari Stadion Gelora Bung Tomo.

AFC Mengonfirmasi Rencana Penambahan Peserta Kompetisi Liga Champions Asia

Meski begitu, Nanang tetap pasrah menyerahkan keputusan kepada pihak Komite Disiplin (Komdis) PSSI.

“Kami berharap tidak mendapat laga usiran," ujar Nanang seperti dilansir BolaSport.com dari TribunJatim.com.

"Intinya kami pasti berharap bisa main di Stadion GBT ini, bisa bangkit di sini.”

"Tapi ya kembali soal sanksi domainnya Komdis PSSI. Kami menunggu, pastinya Kamis depan baru keluar keputusannya,”ucapnya.

Akan tetapi, pihak manajemen Persebaya tak ingin terlalu berpikir terlalu jauh pada sesuatau yang belum pasti.

“Nanti kami koordinasikan dulu, tapi kami tidak berandai-andai juga, kami nanti tunggu sidang komdis,” kata Nanang.

Lebih lanjut, Nanang juga tak mau berkomentar tentang tiga kekalahan beruntun Persebaya beberapa pekan terakhir.

“Kalau media officer kan tidak bisa evaluasi, kami tunggu manajer tim nanti seperti apa,” tutur Nanang.

Sumber: BolaSport.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved