Palang Merah Indonesia Anjurkan Pria Rajin Donor Darah, Ini Penjelasannya 

Kepala Seksi Pemastian dan Pengujian Mutu Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sulawesi Utara, Selvia SE Mohede,

Tribun Manado/Aji Sasongko
Selvia SE Mohede 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kepala Seksi Pemastian dan Pengujian Mutu Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sulawesi Utara, Selvia SE Mohede, menganjuran para laki-laki untuk melakukan donor darah secara berkala, Senin (28/10/2019).

"Pertanyaan yang sering datang ke kita adalah kenapa penyakit jantung, darah tinggi, dan stroke sering terjadi kepada laki-laki," kata Selvia di Kantor PMI Provinsi Sulawesi Utara, Jalan Wolter Monginsidi, Malalayang, Manado.

Menurut Selvia, laki-laki tidak tahu bagaimana mengganti sel darah merah itu dengan cara apa.

"Berbeda dengan perempuan yang umumnya setiap sebulan sekali mengganti sel darah merahnya dengan cara menstruasi," kata Selvia.

Jelasnya, jalan satu-satunya yaitu melakukan donor darah.

"Dengan melakukan donor, darah yang telah diambil akan tergantikan dengan darah yang baru," katanya.

Tambahnya, sel darah merah baru akan terbentuk selama kurang lebih 120 hari.

"Oleh karena itu kami menganjurkan untuk melakukan donor darah paling tidak tiga bulan sekali," ujar Selvia.

Selvia berkata, banyak manfaat yang bisa didapatkan setelah melakukan donor darah. Selain bisa membantu orang, badan akan terasa seperti disegarkan kembali.

"Darah yang sudah diambil itu saja tidak langsung dipakai untuk transfusi, harus melewati serangkaian tes," katanya.

Ada empat tes yang dilakukan dan sampel darah harus lolos uji semuanya.

"Tes satu lolos, masih ada tes berikutnya. Tes berikutnya gagal, maka darah tidak bisa dipakai," jelasnya.

Ia mengatakan, begitulah susahnya darah agar bisa sampai kepada orang yang membutuhkan.

"Maka dari itu lebih baik memberi daripada menerima," pungkas Selvia.

Penulis:
Editor: Aldi Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved