Breaking News
Kamis, 7 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

News

Apa Keuntungan Bagi AHY Bila Demokrat Jadi Oposisi? Pengamat Prediksi Begini

Namun, ia meminta agar Demokrat berbesar hati apabila memang harus menjadi oposisi atau berada di luar kekuasaan.

Tayang:
Kolase Tribun Manado
Tak Diundang ke Istana, AHY Akhirnya Tulis Pesan Ini untuk Jokowi dan Ma'ruf Amin 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Demokrat tak mendapatkan jatah menteri di kabinet jokowi periode ini.

Cuitan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Demokrat Andi Arief terkait Megawati Soekarnoputri mendendam pada Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menuai banyak tanggapan.

Pengamat komunikasi politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio, menduga hal itu bisa jadi lantaran AHY tak mendapat jatah kursi menteri di Kabinet Indonesia Maju.

"Kalau menurut saya terlalu jauh ya kalau Andi Arief beranggapan (Megawati dendam pada SBY) seperti itu. Apakah ini gara-gara AHY enggak dapat kursi di kabinetnya pak Jokowi?" ujar Hendri, ketika dihubungi Tribunnews.com, Senin (28/10/2019).

Namun, ia meminta agar Demokrat berbesar hati apabila memang harus menjadi oposisi atau berada di luar kekuasaan.

Menurutnya, dengan menjadi oposisi ada keuntungan sendiri yang didapat oleh partai berlambang Mercy itu.

Salah satunya adalah akan membesarkan nama AHY di publik.

Olly-Sehan Bangun Komunikasi di Pilkada Sulawesi Utara, Sehan Sebut Jangan Terburu-Buru

Amien Rais Beri Tanggapan Atas Dipilihnya Prabowo Sebagai Menteri Pertahanan

Sekjen PDIP Sebut Tak Ada Perlakuan Khusus bagi Putra Jokowi yang Maju di Pilwalkot Solo 2020

"Jadi menurut saya sudahlah, kalau memang Demokrat harus berada di oposisi, ya jadi oposisi lah. Kalau memang harus berada di luar kekuasaan dengan memberikan kritikan-kritikan solusif dan membangun kepada pemerintah ya jalani," kata dia.

"Itu pun akan membesarkan AHY kok, nggak masalah kalau menurut saya. Ambil juga lah sisi positifnya, biar AHY berjuang berpolitik dari awal dari nol. Saya rasa itu akan lebih baik juga dan bagus buat dia," imbuhnya.

Sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal Demokrat Andi Arief menduga bahwa Megawati Soekarnoputri tidak hanya menaruh dendam kepada SBY, melainkan juga kepada anaknya yakni Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY).

Hal itu diungkapkan Andi Arief dalam akun twitternya@andiarief_.

Pebalap Muda Honda DAW Manado Rajai 2 Kelas Ajang Honda Dream Cup Makassar

"Awalnya saya menduga bahwa dendam Ibu Megawati hanya pada Pak @SBYudhoyono, ternyata turun juga ke anaknya @AgusYudhoyono. Tadinya saya melihat Pak Jokowi mampu meredakan ketegangan dan dendam ini, rupanya belum mampu," kata Andi.

Menurutnya dendam tersebut merupakan bagian dari sejarah.

Ia menduga dendam Megawati tersebut akan turun tidak hanya kepada anak melainkan cucu SBY.

"Tentu saja @AgusYudhoyono tidak pernah merencanakan hidupnya sebagai anak @SBYudhoyono, itu takdir sejarah. Karena itu dendam Ibu Megawati hingga ke anak cucu SBY adalah dendam pada takdir," katanya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved