Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

News

Amien Rais Beri Tanggapan Atas Dipilihnya Prabowo Sebagai Menteri Pertahanan

Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais memberikan tanggapannya terkait diangkatnya Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan

TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
Ketua Majelis Pertimbangan Partai Amien Rais memberikan sambutan saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PAN di Kantor DPP PAN, Jakarta, Rabu (14/5/2014). PAN menggelar Rakernas guna menetapkan arah koalisi partai pasca-pemilu legislatif April lalu, dan untuk menghadapi pemilihan presiden Juli mendatang. 

Berikut pro dan kontra terkait pengangkatan Prabowo menjadi Menteri Pertahanan, dikutip dari Kompas.com:

1. Jokowi Ditinggalkan Projo karena Angkat Prabowo jadi Menteri

Organisasi massa sukarelawan pendukung Joko Widodo (Projo) resmi meninggalkan Jokowi pada Rabu (23/10/2019).

Alasan mundurnya Projo karena mereka tidak bisa menerima Prabowo Subianto masuk dalam Kabinet Indonesia Maju.

"Ada kekecewaan soal Prabowo jadi Menhan, mengingat Prabowo rival yang cukup keras waktu itu. Kami bertarung cukup keras. Akan tetapi, sekarang menjadi Menhan," ujar Sekretaris Jenderal Projo, Handoko dalam konferensi pers di kantor DPP Projo, Jalan Pancoran Timur Raya, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu, dikutip dari Kompas.com.

Selain Prabowo, para sukarelawan pendukung Jokowi juga kecewa menyaksikan mantan Komisaris Utama Net TV, Wishnutama dalam barisan calon menteri yang dipanggil ke Istana dalam dua hari belakangan.

Menurut mereka, selama ini Wishunatama tidak berkontribusi langsung untuk memenangkan Jokowi dalam Pilpres 2014 maupun 2019.

2. Gerindra Minta Pengertian dari Relawan Prabowo

Ketua DPD Partai Gerindra, Jatim Soepriyatno meminta pengertian para relawan pendukung Prabowo pada Pilpres 2019 dan seluruh kader Partai Gerindra terkait penunjukan Prabowo menjadi Menteri Pertahanan

Keputusan Ketua Umum Partai Gerindra itu untuk bergabung menjadi menteri di Kabinet Indonesia Maju disebut langkah untuk menyelamatkan bangsa dan negara.

"Kami mohon pengertiannya untuk kader Gerindra dan relawan Pak Prabowo ikut mendukung pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin," kata Soepriyatno, seusai konsolidasi Partai Gerindra Jatim jelang Pilkada 2020, Rabu (23/10/2019) malam, dikutip dari Kompas.com.

Bersatu dengan pemerintahan menurut dia adalah hal yang wajar demi kepentingan bangsa dan negara.

Presiden Jokowi Bertemu Tokoh Masyarakat Papua, Berharap Wamena Kembali Normal

Adrian Paruntu Duduk di Komisi X, Warga Harap di Minsel Ada Universitas

3. PA 212 Minta Prabowo Waspadai Potensi Reputasi Gerindra Hancur

Ketua Umum PA 212, Slamet Maarif menanggapi keputusan Prabowo untuk masuk ke Kabinet Kerja Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Slamet mengingatkan Prabowo untuk berhati-hati mengambil keputusan jika dipilih menjadi menteri pada kabinet Jokowi-Ma’ruf.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved