Renungan

Anak-Anak Allah Hidup dalam Kebenaran

Pdt Joli Sondakh. Garis-garis besar pokok-pojok pikiran/renungan 1 Yohanes 2:28-3:10. Tema : Anak-anak Allah Hidup dalam Kebenaran.

Anak-Anak Allah Hidup dalam Kebenaran
Istimewa
Anak-Anak Allah Hidup dalam Kebenaran 

Pdt Joli Sondakh

Garis-garis besar pokok-pojok pikiran/renungan  1 Yohanes 2:28-3:10.

Tema : Anak-anak Allah Hidup dalam Kebenaran

Penulis Kitab 1 Yohanes ialah Yohanes.
Tahun Penulisan: 85-95 M.

Latar Belakang Kitab: 1 Yohanes.

-Beredarnya ajaran palsu mengenai keselamatan dalam Kristus. Ajaran tentang Kristus mereka tidak mengakuinya. Alamat surat Yohanes ditujuhkan kepada anak-anak atau orang percaya di Efesus. Yohanes menulis supaya menangkal doktrin yang salah tentang Yesus yang diajarkan oleh guru-guru palsu.

-Mereka memutarbalikan Injil yang menolak tentang hidup kekal.
-Ada yang sudah percaya kepada Kristus namun meninggalkan persekutuan jemaat (1 Yoh 2:19).

MEMAHAMI TEMA.
1. Yang dimaksud dengan anak-anak Allah adalah mereka yang mengaku percaya kepada Tuhan Allah dalam Yesus Kristus.
2. Anak-Anak Allah. Hal ini sama dengan memahami Yoh 1:12. Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya.
2. Sebagai orang percaya harus hidup dalam kebenaran dan kekudusan. Kebenaran yang pertama adalah semua yang di perintahkan oleh Tuhan sesuai kesaksian Alkitab.

POKOK-POKOK PIKIRAN 1 YOHANES 2:28-3:10.
1 Yoh 2:28-29. Supaya orang percaya yang disebut oleh penulis sebagai anak-anakku. Bagaikan orang tua memberi nasihat kepada anak-anaknya. Penyebutan anak-anak bukan golongan masih anak kecil tetapi ditujuhkan kepada mereka yang sudah menjadi percaya kepada Kristus. Syaratnya ialah mereka yang percaya harus tinggal di dalam Kristus. Apa gunanya tinggal dalam Kristus yaitu memperoleh keberanian dan tidak usah malu pada hari kedatangan-Nya. (Ada unsur Eskatologi). Tinggal di dalam Kristus hendaknya juga melakukan kebenaran.

1 Yoh 3:1-3. Kebenaran adalah Bapa Sorgawi kita dan kita menjadi anak-anak-Nya. Luar biasa kitab Yohanes memberi kedudukan yang sangat istimewa yaitu menjadi anak Allah. Menjadi anak Allah adalah landasan dari iman dan kepercayaan kita kepada Allah. Sebagai anak-anak Allah, kita adalah ahli waris Allah dan menjadi waris bersama Kristus. Hidup sebagai anak-anak yang menaruh harap kepada Kristus namun orang percaya harus menyucikan diri atau hidup kudus.

Halaman
12
Penulis: Ferdinand_Ranti
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved